
Kutai Barat, Kalimantan Timur – Turnamen Sepak Takraw Liga (STL) Bongan Jambuk 2025 resmi ditutup dengan penuh semangat dan kemeriahan. Setelah lebih dari satu bulan berlangsung, turnamen yang digelar di Kampung Jambuk, Kecamatan Bongan, ini menjadi bukti nyata tingginya antusiasme dan kecintaan masyarakat terhadap olahraga sepak takraw.
Ketua PSTI Bongan, Hendrik, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap suksesnya turnamen ini.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kampung Jambuk serta Karang Taruna Karya Tunas Muda Jambuk. Kerja keras panitia, kekompakan, dan semangat gotong royong benar-benar menjadi kunci keberhasilan STL Bongan tahun ini,” ujar Hendrik.
Tak hanya itu, turnamen juga mendapat dukungan besar dari berbagai sponsor dan donatur yang turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan ini, di antaranya:
CV. Agung Sri Muda, CV. Aurel Assyifa, Dhavin Family, Asosiasi Club Sepak Takraw Kaltim, Woles Group, Timbangan Sawit Abbu, King Abdi Wardana, Workshop Dhaulat JP, Forum Kakah Gonda, Fin’s Store, PT. Putra Bongan Jaya, dan PT. Karya Alam Semesta.
Para Juara STL Bongan Jambuk 2025
Turnamen ini menghasilkan para juara dan pemain terbaik yang tampil impresif sepanjang pertandingan:
🥇 Juara 1: Gapstar Penawai
🥈 Juara 2: Meratus Putra TC
🥉 Juara 3: Brembo TC
🏅 Juara 4: Forum Kakah Gonda TC
Penghargaan Individu:
Best Tekong: Wahyudi (Meratus TC)
Best Feeder: Yharie Arifudin (Siram Jaya)
Best Killer: Arifuddin (Meratus TC)
Best Player: M. Alfian Tahir (Gapstar Penawai)
Ketua PSTI Kabupaten Kutai Barat, Saiman Kiswanto, bersama sejumlah atlet turut hadir memeriahkan acara penutupan. Kegiatan ini juga dihadiri unsur Forkopimcam Kecamatan Bongan, yang memberikan semangat serta apresiasi terhadap pelaksanaan turnamen.
Kehadiran saudara Habibi dari Samarinda sebagai wasit dalam laga persahabatan turut memberi warna pada hari penutupan. Momen ini sekaligus mempererat jalinan silaturahmi antarwilayah dalam pengembangan olahraga sepak takraw di Kalimantan Timur.
“Kami berharap STL Bongan bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan regenerasi atlet-atlet muda sepak takraw di daerah,” imbuh Saiman.
Harapan dan Masa Depan STL Bongan
Turnamen STL Bongan Jambuk 2025 tak hanya memunculkan juara, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Bongan. Melalui ajang ini, nilai-nilai sportivitas, solidaritas, dan kerja sama terus ditanamkan.
Bagi tim yang belum meraih kemenangan, panitia mengajak untuk tidak berkecil hati.
“Kegagalan hari ini adalah batu loncatan untuk prestasi esok. Teruslah berlatih, karena STL Bongan akan kembali hadir dalam Season 2,” tegas panitia.
Dengan kesuksesan pelaksanaan STL Bongan Jambuk tahun ini, harapannya olahraga sepak takraw di Kecamatan Bongan dan Kutai Barat secara umum dapat berkembang lebih pesat dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi di tingkat provinsi bahkan nasional.(*)


