Berita

Kejurprov FOBI Kalimantan Timur 2025 Resmi Dibuka, FOBI Kutai Timur Optimis Juara di Samarinda

554
×

Kejurprov FOBI Kalimantan Timur 2025 Resmi Dibuka, FOBI Kutai Timur Optimis Juara di Samarinda

Share this article

Samarinda – Suasana antusias dan semangat sportivitas mewarnai pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kalimantan Timur 2025 yang resmi dimulai pada Sabtu (25/10/2025) di Samarinda.
Ajang bergengsi ini diikuti oleh enam kabupaten/kota se-Kaltim, yakni Kutai Timur, Bontang, Paser, Samarinda, Balikpapan, dan Berau.

Kejurprov tahun ini menjadi momentum penting bagi para atlet Barongsai untuk menampilkan kemampuan terbaik sekaligus memperkuat persiapan menuju kejuaraan tingkat nasional. Selama dua hari pelaksanaan, 25–26 Oktober 2025, para tim akan beradu keterampilan dalam berbagai nomor pertandingan—mulai dari kategori tradisional, ketangkasan, hingga kecepatan—yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton.

Salah satu kontingen yang mencuri perhatian adalah FOBI Kutai Timur (Kutim). Di bawah komando Ketua FOBI Kutim, Charolina Laoh, tim ini datang dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi.
Charolina menyebut, Kejurprov kali ini menjadi ajang pembuktian bagi Kutim untuk menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan baru dalam cabang olahraga Barongsai di Kalimantan Timur.

“Hari ini kita mengikuti Kejurprov Barongsai dan Naga tahun 2025. Kita sudah mempersiapkan diri kurang lebih empat bulan untuk menghadapi ajang ini. Target kita tentu hasil terbaik—juara umum dan juara satu di setiap kategori. Meski begitu, kami tetap realistis karena proses persiapan cukup panjang sejak bulan Mei. Kami terus berlatih, memperbarui teknik, dan baru-baru ini juga mengikuti pelatihan pelatih, sehingga banyak hal baru yang kami terapkan dalam permainan,” ujar Charolina penuh semangat.

Menurutnya, dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur serta pembinaan berkelanjutan yang dilakukan FOBI Kutim menjadi modal kuat bagi tim untuk tampil percaya diri di arena. Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan sportivitas, karena Kejurprov bukan sekadar ajang perebutan gelar, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar-daerah.

Pembukaan Kejurprov berlangsung meriah dengan penampilan atraksi Naga yang memukau tamu undangan dan penonton. Dentuman genderang serta gerakan akrobatik para pemain menghadirkan energi positif yang mencerminkan semangat juang para atlet Barongsai Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia FOBI Kalimantan Timur, Hermin Asan, menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh enam pengurus cabang FOBI kabupaten/kota, yaitu Samarinda, Balikpapan, Paser, Bontang, Kutai Timur, dan Berau.
Ia berharap ajang ini dapat menjadi wadah pembinaan dan seleksi atlet yang akan mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua KONI Kaltim yang diwakili oleh Kabid Binpres Alfons Lung menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi komunitas Barongsai untuk terus bersilaturahmi dan menjaga nilai-nilai tradisi yang ada di dalam olahraga ini. Semoga kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu membawa nama baik Kalimantan Timur dan FOBI Kaltim di tingkat nasional,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, yang diwakili Kabid Pembudayaan Olahraga AA Bagus Surya Saputra Sugiarta, menuturkan bahwa Barongsai kini memiliki potensi besar dalam dunia olahraga nasional.

“Barongsai yang sebelumnya dikenal sebagai bagian dari tradisi Tionghoa, kini telah diakui sebagai cabang olahraga prestasi nasional. Ini menunjukkan bahwa olahraga Barongsai memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kelompok masyarakat. Sejak masuk dalam ajang PON 2004, Barongsai membuktikan bahwa keberagaman budaya adalah kekayaan yang harus dirayakan dan diintegrasikan ke dalam olahraga,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi dasar kuat dalam melahirkan atlet Barongsai yang tangguh, disiplin, profesional, dan mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan semangat juang tinggi dan kekompakan yang solid, FOBI Kutai Timur menatap Kejurprov 2025 dengan penuh optimisme. Harapannya, prestasi gemilang dapat diraih sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Kutim untuk terus melestarikan dan mengembangkan olahraga Barongsai sebagai bagian dari budaya dan kebanggaan daerah. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *