
KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah menetapkan sektor perikanan sebagai salah satu pilar utama ekonomi daerah. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Pemkab berkomitmen merealisasikan target ambisius yang menjadi bagian krusial dari program unggulan kepala daerah.
Kepala DKP Kutim, Yuliyansyah, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan implementasi nyata dari “50 Program Unggulan” yang dicanangkan di bawah kepemimpinan Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi.
“Kita menyadari betul bahwa sektor perikanan adalah kekuatan utama yang dimiliki daerah kita. Salah satu target fundamentalnya adalah realisasi pengembangan lahan tambak seluas 5.000 hektar,” terang Yuliyansyah.
Namun, ia menekankan bahwa pencapaian luasan ini bukan sekadar mengejar kuantitas. Pemerintah daerah memiliki dedikasi tinggi untuk memastikan bahwa seluruh lahan tambak yang dikembangkan benar-benar produktif, memenuhi standar lingkungan, dan bersifat berkelanjutan.
Untuk menjamin kualitas tersebut, DKP Kutim meluncurkan sebuah inisiatif khusus yang menjadi fondasi pelaksanaan program, yaitu Green Aquafutures Team (GAT). Menurut Yuliyansyah, GAT dibentuk untuk menyusun seluruh pedoman pelaksanaan, mulai dari panduan teknis hingga kebijakan, guna memastikan pengembangan 5.000 hektar tambak berjalan selaras dengan prinsip “green” atau ramah lingkungan.
“Proyek perubahan ini merupakan langkah awal yang esensial untuk memastikan bahwa program keunggulan Bapak Bupati dan Wakil Bupati dapat terwujud secara sukses, tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk manfaat jangka panjang,” jelasnya.
Keberhasilan program 5.000 hektar tambak produktif yang berbasis prinsip keberlanjutan ini diharapkan mampu menjadi daya ungkit bagi perekonomian lokal dan turut menopang tercapainya tujuan pembangunan daerah.
“Visi dan tujuan kita selaras, yaitu mewujudkan Kutai Timur yang tangguh, mandiri, dan memiliki daya saing yang tinggi,” tutup Yuliyansyah. Program ini menjadi bukti konkret komitmen Pemkab Kutim dalam memanfaatkan optimal potensi sumber daya kelautan dan perikanan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(ADV/KOM)

