
KUTAI TIMUR – Kondisi infrastruktur olahraga di Kecamatan Muara Ancalong kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Secara spesifik, lapangan voli di wilayah tersebut dilaporkan sering tergenang banjir saat hujan deras, mengakibatkan terganggunya aktivitas keolahragaan masyarakat dan generasi muda setempat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur, Basuki Isnawan, memastikan bahwa dinasnya akan memberikan perhatian dan dukungan khusus untuk mengatasi permasalahan ini.
Basuki Isnawan membenarkan bahwa informasi mengenai kerusakan fasilitas olahraga di Muara Ancalong telah diterima langsung dari Camat setempat. Menurutnya, pemeliharaan sarana olahraga adalah hal mendesak karena perannya yang vital dalam menunjang aktivitas sosial dan pembinaan bakat.
“Insyaallah kita akan support. Kami akan memantau langsung kondisi lapangan,” kata Basuki. Ia juga menyoroti kompleksitas tugas Dispora dalam mengakomodasi kebutuhan seluruh wilayah, mengingat Kutai Timur merupakan kabupaten yang sangat luas dengan 18 kecamatan, masing-masing memiliki prioritas yang berbeda.
Dalam upaya mengatasi keterbatasan sumber daya dan mempercepat pemerataan pembangunan, Basuki Isnawan menekankan bahwa penyediaan fasilitas olahraga yang layak tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab tunggal pemerintah daerah.
Dispora mendorong kolaborasi aktif dari berbagai pihak termasuk pemerintah kecamatan, sektor swasta, dan komunitas olahraga lokal di Muara Ancalong.
“Harapan kita semua dapat berkontribusi. Pihak swasta, kecamatan, dan pelaku olahraga harus membangun komunikasi yang baik. Tujuannya agar geliat olahraga dapat menyebar merata ke seluruh kecamatan,” jelasnya.
Komitmen Dispora tidak hanya terbatas pada perbaikan lapangan voli yang rusak, tetapi juga mencakup visi yang lebih luas: pemerataan pembangunan fasilitas olahraga di daerah-daerah terpencil. Hal ini bertujuan menciptakan momentum kebangkitan semangat berolahraga dan memastikan tidak ada kecamatan yang tertinggal dalam pembinaan prestasi.
“Anak-anak kita di kecamatan wajib punya ruang yang sama untuk berkembang dan berprestasi. Ini adalah upaya yang terus kita perjuangkan,” tutup Basuki.
Dispora Kutim optimis bahwa dengan dukungan kolaboratif dan perhatian khusus, permasalahan sarana olahraga di Muara Ancalong akan segera terselesaikan, memberikan dampak positif signifikan bagi masyarakat setempat.(ADV/KOM)

