Berita

Perkuat Kehumasan Cabor, KONI Kutai Timur Siapkan Strategi Publikasi Prestasi Atlet

439
×

Perkuat Kehumasan Cabor, KONI Kutai Timur Siapkan Strategi Publikasi Prestasi Atlet

Share this article

Sangatta – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus melakukan pembenahan internal guna memperkuat tata kelola organisasi olahraga, salah satunya melalui penguatan bidang kehumasan cabang olahraga (cabor). Komitmen tersebut diwujudkan lewat kegiatan Upgrading Keorganisasian, Prestasi, dan Kehumasan yang digelar selama dua hari, 22–23 Desember 2025, di Kantor KONI Kutim.

KONI Kutim menaruh perhatian khusus pada peningkatan kapasitas kehumasan cabor sebagai ujung tombak publikasi prestasi atlet. Pada hari kedua kegiatan, materi difokuskan pada penguasaan teknik penulisan jurnalistik dan fotografi olahraga yang profesional agar capaian atlet Kutim dapat tersampaikan secara luas dan efektif di era digital.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, KONI Kutim menghadirkan dua praktisi media lokal, Qadli Fachruddin dan Irfan Aditama, untuk membekali para pengurus cabor. Qadli menyampaikan materi teknik penulisan rilis berita dengan pendekatan jurnalistik berbasis kaidah 5W+1H, sementara Irfan mengulas fotografi olahraga berbasis storytelling guna memperkuat citra dan eksposur atlet di ruang publik digital.

Dalam paparannya, Qadli menegaskan bahwa kehumasan olahraga memiliki peran strategis yang melampaui sekadar penyampaian informasi. Menurutnya, kehumasan yang dikelola dengan baik mampu membangun kepercayaan publik, memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan, hingga membuka peluang dukungan sponsor.
“Kehumasan olahraga adalah jembatan antara atlet, organisasi, dan publik. Konten yang berkualitas menjadi kekuatan utama untuk membangun citra positif olahraga daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya manajemen media dan produksi konten multimedia, baik foto maupun video, yang terencana dan konsisten melalui media sosial serta kanal resmi organisasi. Penulisan rilis yang sistematis dan informatif dinilai akan memudahkan cabor dalam menjalin kerja sama dengan media massa.

Sementara itu, Irfan Aditama menyoroti pentingnya fotografi jurnalistik olahraga yang mampu bercerita. Ia menjelaskan bahwa dokumentasi pertandingan idealnya tidak hanya merekam momen, tetapi juga menghadirkan narasi visual yang kuat.

“Foto olahraga yang baik memuat unsur action, emotion, dan context, sehingga publik dapat merasakan atmosfer pertandingan dan mengenali identitas cabang olahraga tersebut,” jelas Irfan.

Menutup kegiatan, Wakil Ketua I KONI Kutim Jepi Darsono menegaskan bahwa penguatan kehumasan merupakan bagian dari upaya menyeluruh KONI Kutim dalam membangun organisasi olahraga yang profesional. Menurutnya, kemajuan olahraga daerah bertumpu pada sinergi antara masyarakat, atlet dan pelatih, serta kepengurusan yang solid.

“Melalui upgrading ini, KONI Kutim fokus meningkatkan kualitas kepengurusan agar roda organisasi berjalan lebih profesional dan mampu mendukung prestasi atlet secara berkelanjutan,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *