Berita

Charolina Laoh Kembali Nahkodai FOBI Kutim, Optimistis Sapu Delapan Emas di Porprov Paser

481
×

Charolina Laoh Kembali Nahkodai FOBI Kutim, Optimistis Sapu Delapan Emas di Porprov Paser

Share this article

SANGATTA – Kepemimpinan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali dipercayakan kepada Charolina. Dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke-III yang digelar di Sangatta, Sabtu (28/2/2026), ia terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi tersebut selama empat tahun ke depan.

Terpilihnya Charolina secara bulat mencerminkan soliditas internal organisasi dalam menjaga kesinambungan pembinaan dan prestasi. Muskab kali ini juga memiliki arti strategis karena berdekatan dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar di Kabupaten Paser.

Optimisme FOBI Kutim bukan tanpa dasar. Pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) FOBI Kalimantan Timur 2025 yang berlangsung di Samarinda, 25–26 Oktober 2025, tim Barongsai Kutim tampil dominan dengan meraih 8 medali emas dan 1 perak sekaligus keluar sebagai juara umum.

Di nomor Tradisional, Kutim mencatat skor 9,15 dan mengungguli Berau (8,85), Balikpapan (8,80), serta Paser (7,18). Dominasi berlanjut pada nomor Halang Rintang dengan catatan waktu impresif 32 detik, jauh meninggalkan pesaing terdekat Balikpapan (1 menit 29 detik) dan Paser (1 menit 38 detik).

Pada nomor Kecepatan, Kutim meraih medali perak dengan waktu 55 detik, berada di bawah Bontang yang mencatat 38 detik. Sementara di nomor Ketangkasan, Kutim menyapu bersih tiga subkategori. Pada Zou Tou, Kutim meraih emas dengan waktu 1 menit 11 detik. Di Shang Tui, emas kembali diraih dengan waktu yang sama, 1 menit 11 detik. Sedangkan pada Gua Yao, Kutim mencatat waktu tercepat 58 detik dan kembali mengamankan emas.

Capaian tersebut semakin menegaskan posisi Kutai Timur sebagai salah satu kekuatan utama Barongsai di Kalimantan Timur.

Charolina Laoh (Ketua Umum FOBI Kutai Timur)

Berbekal hasil gemilang tersebut, Charolina menegaskan fokus utama pasca-Muskab adalah mematangkan persiapan menuju Porprov Paser. Dari sembilan nomor yang akan dipertandingkan, FOBI Kutim membidik sedikitnya delapan medali emas.

“Sesuai AD/ART, Muskab dilaksanakan setiap empat tahun. Karena momennya bertepatan dengan persiapan Porprov, kami langsung tancap gas memperkuat program latihan dan strategi,” ujar Charolina.

Ia mengakui persaingan akan berlangsung ketat, terutama menghadapi tuan rumah. Namun, dengan pengalaman sebagai juara umum Kejurprov dan hasil maksimal pada babak kualifikasi sebelumnya, ia optimistis Barongsai Kutim mampu tampil dominan.

“Kami sudah memetakan kekuatan lawan, termasuk tuan rumah. Dengan persiapan yang maksimal, kami optimistis bisa menyapu bersih target emas dan menjadi salah satu penyumbang medali terbesar bagi kontingen Kutai Timur,” tegasnya.

Target tersebut selaras dengan ambisi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk menembus tiga besar klasemen akhir Porprov Paser mendatang. Dengan konsistensi pembinaan dan soliditas tim, FOBI Kutim diharapkan kembali menjadi lokomotif prestasi daerah di cabang Barongsai.(Am)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *