
SAMARINDA, – Sempat datang mengusung target besar, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kutai Timur (Kutim) akhirnya membuktikan sesumbar mereka bukan gertakan sambal. Skuad tangguh yang dijuluki 22 “Spider-Man” Kutim ini sukses merajai dinding panjat dan pulang dengan predikat Juara Umum Kejuaraan Provinsi Kelompok Umur (Kejurprov KU) Panjat Tebing Kaltim 2026.
Dalam laga sengit yang digelontorkan di Kompleks Stadion Gelora Kadrie Oening, Samarinda, 12–16 Mei 2026, kontingen Kutim tampil begitu digdaya. Berdasarkan data klasemen akhir, mereka mengunci posisi puncak dengan koleksi fantastis: 14 medali emas, 13 perak, dan 8 perunggu (total 35 medali).
Perolehan ini membuat Kutim menang telak atas rival terdekat mereka, FPTI Balikpapan, yang harus puas mengekor di posisi runner-up dengan 16 medali (8 emas, 5 perak, 3 perunggu). Sementara itu, peringkat ketiga dihuni oleh FPTI Bontang yang mengemas 4 medali tanpa raihan emas (2 perak, 2 perunggu).

Keberhasilan ini menjadi bukti sahih matangnya peta jalan pembinaan atlet di Kutim. Sebelum bertolak ke Samarinda, Ketua Umum FPTI Kutim, Aji Fahriza Hakim, memang sudah melempar sinyal optimisme tinggi karena komposisi skuadnya dihuni oleh para pemanjat berpengalaman.
Strategi jitu yang diracik oleh duet pelatih sekaligus Sekretaris Umum FPTI Kutim, Fitriyadi, dan Manager Tim, Ismail, juga terbukti ampuh di lapangan. Target Juara Umum yang dipatok sejak awal kini resmi dalam genggaman, sekaligus mengamankan tiket VIP bagi atlet Kutim untuk melenggang ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) KU PP FPTI di Jakarta pada Juni mendatang.
Dengan modal dominasi mutlak di level provinsi, 22 “Spider-Man” muda Kutai Timur ini dipastikan siap mengibarkan bendera Kalimantan Timur di kancah nasional.(*)

