
KUTAI TIMUR – Mewakili Bupati Kutai Timur, Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur, Mahyunadi, hadir secara langsung meresmikan Masjid Nurul Qomar di Desa Baay sekaligus menyerahkan bantuan biaya pemasangan langganan air bersih untuk warga Desa Pengadan, Kecamatan Karangan. Pembangunan rumah ibadah dan bantuan air bersih ini merupakan kontribusi dari pihak swasta, yakni PT Indexim Coalindo.
Dalam sambutannya, Wabup Mahyunadi mengawali pesannya dengan ungkapan syukur atas rampungnya pembangunan fasilitas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Kutai Timur, Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si., yang berhalangan hadir pada acara tersebut.
”Kita bersyukur hari ini bisa hadir bersama dalam peresmian masjid dan penyerahan bantuan air bersih. Bapak Bupati tidak bisa hadir karena sedang ada agenda Rapat Paripurna terkait APBD Perubahan. Beliau menitipkan salam dan permohonan maaf tidak bisa hadir di tengah-tengah kita. Beliau juga berpesan untuk menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak PT Indexim Coalindo,” ujar Mahyunadi di hadapan para warga dan tamu undangan.

Lebih lanjut, Mahyunadi memberikan apresiasi khusus terhadap penamaan masjid yang baru diresmikan. Menurutnya, nama “Nurul Qomar” memiliki makna yang sangat indah, yakni ‘cahaya bulan’. Ia berharap Masjid Nurul Qomar benar-benar mampu menjadi cahaya penerang dan memberikan manfaat luas bagi kehidupan bermasyarakat di Desa Baay.
Di balik kemegahan bangunan masjid baru tersebut, Wabup menitipkan pesan mendalam kepada warga setempat terkait tantangan utama pasca-pembangunan, yakni memakmurkan masjid.
”Membangun masjid itu gampang, tapi yang susah adalah mengisi dan memenuhinya. Jangan sampai nanti setelah diresmikan, hanya imam sama muazin saja yang ada di dalam masjid, sementara warga sisanya sholat di rumah. Saya memohon dengan sangat agar warga rajin dan semangat mengisi masjid ini,” pesannya dengan tegas.

Wabup juga mendorong agar fungsi masjid dioptimalkan. “Jadikan masjid ini sebagai pusat kegiatan umat muslim di desa. Gunakan untuk tempat pengajian anak-anak kita agar menjadi generasi yang berakhlak mulia,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Mahyunadi secara khusus juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras jajaran aparatur desa dan kecamatan. “Saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Camat dan Kepala Desa yang telah mengawal kelancaran program ini untuk warga,” pungkasnya.
Kegiatan peresmian ini diharapkan menjadi momentum bangkitnya semangat kebersamaan warga Kecamatan Karangan, sekaligus wujud nyata sinergi yang baik antara pemerintah daerah, masyarakat, dan perusahaan swasta di Kutai Timur.(ADV/Diskominfo Kutim)

