Kutai TimurPemerintahan

Beri Ruang Ratusan UMKM Gratis, Kutim Expo 2026 Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

240
×

Beri Ruang Ratusan UMKM Gratis, Kutim Expo 2026 Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Share this article

​SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) kembali menggelar pameran pembangunan tahunan bertajuk Kutim Expo 2026. Acara yang dihelat dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Kutim ini resmi dibuka pada Senin (12/10/2026) di Lapangan Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta.

​Laporan penyelenggaraan kegiatan disampaikan langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setkab Kutim, Trisno, S.STP., yang juga bertindak selaku Ketua Panitia. Laporan tersebut dipaparkan sesaat sebelum pameran resmi dibuka oleh Bupati Kutai Timur.

​Mengusung tema “Kutim Berdaya, Tangguh, Bersama”, Kutim Expo tahun ini hadir sebagai etalase pembuktian komitmen pembangunan daerah. Dalam sambutannya, Trisno menjelaskan bahwa tema tersebut berakar dari filosofi logo Kutim yang melambangkan tiga pilar utama. Satuan ombak dan alur sungai melambangkan masyarakat yang berdaya, layaknya nelayan yang menaklukkan Selat Makassar dan masyarakat di Daerah Aliran Sungai (DAS) yang mampu bertahan berabad-abad.

​Sementara itu, garis hijau daun padi merepresentasikan ekonomi kerakyatan dan makro yang tumbuh merata secara bersama-sama. Siluet matahari terbit berwarna oranye pada logo menyimbolkan soliditas dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kutai Timur yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.

​Menariknya, perhelatan akbar di Lapangan Alun-Alun Bukit Pelangi ini tetap dibanjiri antusiasme masyarakat meski wilayah Sangatta dan sekitarnya tengah diselimuti kabut asap.

Mengantisipasi kondisi tersebut, Trisno mengimbau seluruh pengunjung dan peserta pameran untuk tetap produktif seraya disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pihak panitia juga telah menyiagakan posko kesehatan gratis di area pameran yang siap membagikan masker serta terus mengingatkan warga untuk memperbanyak konsumsi air putih.

​Pameran yang dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai Senin (12/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) ini, diikuti oleh total 231 peserta. Rinciannya meliputi 39 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 18 perwakilan kecamatan, 3 instansi vertikal, 4 perusahaan pertambangan, 1 stan GAPKI, 3 perbankan, dan 3 lembaga lainnya. Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan, Pemkab Kutim juga memfasilitasi 160 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif untuk memamerkan produknya secara gratis tanpa dipungut biaya.

​Lebih jauh, Trisno menegaskan bahwa Kutim Expo 2026 bukan sekadar ajang euforia perayaan tahunan semata, melainkan dirancang secara matang dengan empat tujuan strategis.

Tujuan pertama adalah sebagai sarana evaluasi kinerja, di mana pameran ini menjadi ruang bagi OPD untuk memaparkan hasil inovasi layanan RPJMD 2025–2029. Guna mendukung transparansi, setiap stan OPD diwajibkan menyediakan kotak saran agar publik dapat menilai dan memberikan masukan secara langsung.

​Tujuan kedua adalah sebagai penggerak ekonomi, yakni mendorong perputaran roda perekonomian daerah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh pelaku UMKM dan koperasi secara merata. Kemudian tujuan ketiga berfokus pada promosi investasi untuk membuka peluang hilirisasi potensi lokal di sektor pertanian, perkebunan, kelautan, hingga pariwisata. Ajang ini sekaligus diharapkan mampu memperluas kemitraan strategis antara BUMN, BUMD, perbankan, dan UMKM.

​Adapun tujuan keempat adalah menjadikan pameran ini sebagai etalase implementasi 50 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutim. Program prioritas tersebut di antaranya mencakup bantuan permodalan bagi para pelaku UMKM serta upaya penguatan ketahanan pangan di Kutai Timur.

​Melalui Kutim Expo 2026, Pemkab Kutim menargetkan dampak jangka pendek berupa lonjakan transaksi ekonomi serta terciptanya pertemuan langsung antara pelaku usaha lokal dengan pembeli maupun pihak perbankan.

Secara jangka panjang, ajang ini diharapkan mampu menjadi batu loncatan menuju visi Kutim yang mandiri dengan fondasi ekonomi yang lebih beragam dan berdaya saing.

​Menutup laporannya, Trisno menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang turut menyukseskan pameran.

Apresiasi khusus ditujukan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim, Novian, selaku koordinator kegiatan, serta jajaran aparat keamanan gabungan dari unsur Polres, Kodim, Lanal, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) yang telah bersinergi memastikan acara berjalan aman, tertib, dan lancar.(ADV/Diskominfo Kutim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *