Berita

Tutup Pekan Raya Expo Kutim 2026, Wabup Mahyunadi Apresiasi Perputaran Uang Rp4,2 Miliar

247
×

Tutup Pekan Raya Expo Kutim 2026, Wabup Mahyunadi Apresiasi Perputaran Uang Rp4,2 Miliar

Share this article

SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, secara resmi menutup perhelatan Pekan Raya Expo Kutim 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur. Acara penutupan yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Alun-Alun Kantor Bupati, Kawasan Pusat Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, pada Minggu (18/10/2026) malam.

​Pameran yang telah berlangsung sejak 12 Oktober ini sukses besar dan ditutup dengan catatan perputaran ekonomi yang luar biasa. Berdasarkan laporan panitia, ajang tahunan ini sukses mencatatkan nilai transaksi UMKM menembus angka lebih dari Rp4,2 miliar.

​Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kutai Timur selaku perwakilan panitia pelaksana, Novian Prananta, merincikan perputaran uang tersebut di hadapan para tamu undangan.

​”Selama kurang lebih sepekan pelaksanaan pameran, peserta pameran terkhusus UMKM telah mencatat omzet transaksi sebesar Rp4.245.900.000. Data ini kami himpun per pukul 6 sore tadi, sehingga masih ada kemungkinan akan terus bertambah hingga penutupan usai,” lapor Novian.

​Menanggapi pencapaian tersebut, Wakil Bupati Mahyunadi memberikan apresiasi mendalam. Ia menyebut bahwa perputaran uang di Alun-Alun Bukit Pelangi ini membawa dampak positif yang nyata bagi para pedagang kecil dan menengah.
​”Kalau dihitung-hitung dari total transaksi dengan asumsi keuntungan 25 persen, berarti kurang lebih ada Rp1 miliar keuntungan bersih yang didapatkan oleh para pelaku UMKM kita selama Pekan Raya ini berlangsung,” ungkap Mahyunadi.

​Mahyunadi menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar pameran atau tempat hiburan semata, melainkan ruang strategis untuk menampilkan potensi daerah, mempromosikan produk unggulan, mempertemukan pemerintah dengan dunia usaha, serta membuka peluang investasi. Ia berharap produk lokal Kutim tidak berhenti sebagai pajangan, melainkan terus didorong menembus pasar yang lebih luas secara berkelanjutan.

​Selain penutupan pameran, malam puncak Expo Kutim 2026 di Sangatta ini juga menjadi momen bersejarah bagi DPMPTSP Kabupaten Kutai Timur. Dalam kesempatan tersebut, Kepala DPMPTSP, Novian Prananta, meluncurkan visualisasi transformasi logo baru instansinya di hadapan seluruh pengunjung.

​”Rebranding ini tidak hanya sekadar memperbarui tampilan visual, tetapi juga menjadi simbol transformasi nilai dan budaya kerja kami untuk menuju ke arah pelayanan yang lebih baik lagi ke depannya,” jelas Novian.

​Novian juga menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia besar HUT Kutim ke-27, jajaran keamanan, peserta pameran, serta antusiasme masyarakat yang luar biasa. Pihaknya turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan teknis maupun pelayanan selama sepekan acara berlangsung, dan berjanji akan menjadikannya bahan evaluasi ke depan.

​Menutup arahannya, Wabup Mahyunadi kembali mengingatkan visi besar daerah, yaitu mewujudkan Kutai Timur yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. Menurutnya, kesuksesan pembangunan daerah tidak hanya dilihat dari besaran angka investasi yang masuk, melainkan dari peningkatan kesejahteraan masyarakat, terbukanya lapangan kerja, dan membaiknya kualitas hidup warga Kutai Timur.(kW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *