Berita

Isra Mikraj di Masjid Asy Syuhada Tekankan Salat sebagai Fondasi Karakter Sosial

394
×

Isra Mikraj di Masjid Asy Syuhada Tekankan Salat sebagai Fondasi Karakter Sosial

Share this article
banner 468x60

SANGATTA – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Asy Syuhada, Kecamatan Sangatta Utara, Sabtu (24/1/2026), dimaknai lebih dari sekadar peristiwa keagamaan tahunan. Melalui pengajian bertema “Menjadikan Salat sebagai Sarana Pembentukan Sikap Tawaddu, Disiplin, Sabar, dan Jujur dalam Kehidupan Bermasyarakat”, jamaah diajak merefleksikan peran salat dalam membangun kualitas diri dan tatanan sosial.

Penceramah Ustaz Ruslan Lambari dalam tausiahnya menegaskan bahwa Isra Mikraj merupakan tonggak penting dalam ajaran Islam, karena pada peristiwa inilah kewajiban salat lima waktu ditetapkan bagi umat Muslim. Namun, ia mengingatkan bahwa esensi salat tidak berhenti pada aspek ritual semata.

Menurut Ruslan, salat yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran akan melahirkan sikap tawaddu atau rendah hati. Sujud, kata dia, menjadi simbol kepasrahan total seorang hamba yang menyadari keterbatasan dirinya di hadapan Allah SWT.

“Dari sujud itu tumbuh kesadaran bahwa manusia tidak memiliki kekuatan apa pun tanpa pertolongan Allah,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti nilai kedisiplinan yang tercermin dari pelaksanaan salat tepat waktu. Kebiasaan tersebut, lanjut Ruslan, berkontribusi besar dalam membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan tertib dalam kehidupan sosial.

Selain itu, konsistensi menjalankan salat dinilai mampu melatih kesabaran dan ketenangan jiwa. Umat Muslim yang menjaga keistikamahan ibadah diyakini lebih siap menghadapi berbagai dinamika dan tantangan kehidupan.
“Salat mengajarkan kesabaran agar tetap berada di jalan yang lurus, meski dihadapkan pada berbagai persoalan,” katanya.

Nilai kejujuran dan integritas juga menjadi poin penting dalam tausiah tersebut. Ruslan menekankan bahwa kesadaran akan pengawasan Allah SWT dalam setiap ibadah mendorong seseorang untuk bersikap jujur dalam setiap aspek kehidupan.

Sementara itu, perwakilan Takmir Masjid Asy Syuhada, Slamet, mengapresiasi keterlibatan panitia dan jamaah yang turut menyukseskan kegiatan peringatan Isra Mikraj tersebut. Ia menyebutkan, momentum ini menjadi sarana menambah wawasan keagamaan sekaligus memperkuat keimanan umat.

“Harapannya, hikmah dari perjalanan spiritual Rasulullah SAW dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi maupun sosial,” ujarnya.

Peringatan Isra Mikraj ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah antarjamaah serta mendorong penerapan nilai-nilai ketakwaan sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan bermasyarakat. (Ns)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *