Berita

Isra Mikraj di Sangatta, Bupati Kutim Tegaskan Salat sebagai Fondasi Kehidupan Umat

377
×

Isra Mikraj di Sangatta, Bupati Kutim Tegaskan Salat sebagai Fondasi Kehidupan Umat

Share this article
banner 468x60

SANGATTA – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Jannatul Huda, Sangatta Utara, Rabu (21/1/2026), berlangsung penuh kekhusyukan dengan dihadiri ratusan jemaah. Momentum keagamaan tersebut turut dihadiri Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman yang sekaligus menyampaikan tausiah di hadapan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Ardiansyah mengajak umat Islam untuk kembali memaknai Isra Mikraj sebagai peristiwa agung yang melahirkan kewajiban salat lima waktu. Ia menegaskan bahwa rukun Islam yang berjumlah lima merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, namun salat memiliki posisi yang sangat fundamental dalam kehidupan seorang Muslim.

Bupati menjelaskan bahwa keistimewaan salat terletak pada proses perintahnya yang diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT tanpa perantara malaikat. Hal ini, menurutnya, menjadi penegasan bahwa salat bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan pondasi utama dalam membentuk kualitas keimanan.

“Salat adalah amalan pertama yang akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat. Jika salatnya terjaga, maka ibadah lain akan mengikuti dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ardiansyah mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara. Setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta, sehingga sudah seharusnya masa hidup yang diberikan dimanfaatkan untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, salah satunya melalui salat yang konsisten.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga salat lima waktu dalam berbagai kondisi. Menurutnya, salat merupakan bentuk doa dan penghambaan, sehingga meninggalkannya mencerminkan sikap yang bertentangan dengan nilai kerendahan hati yang diajarkan Islam.

“Doa adalah pengakuan bahwa manusia membutuhkan pertolongan Allah. Ketika seseorang enggan berdoa, di situlah letak kesombongan yang menjauhkan diri dari teladan Rasulullah,” ujarnya.

Tak hanya menyoroti aspek ibadah personal, Bupati Kutim juga menyinggung peran strategis masjid dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Ia menyebut masjid sebagai pusat pembinaan umat, tempat memperkuat silaturahmi, serta sarana menjaga persatuan dan ukhuwah Islamiyah.

“Masjid yang makmur akan melahirkan masyarakat yang rukun dan kuat. Di sinilah nilai persaudaraan Islam tumbuh dan terjaga,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ardiansyah turut mengajak jemaah untuk memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai wujud cinta dan penghormatan kepada Rasulullah. Ia mengingatkan bahwa selawat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari salat wajib yang dilaksanakan setiap hari.

Sementara itu, Ketua RT 65 Perumahan Griya Bukit Pelangi, Baso Arwan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutim atas perhatian terhadap kawasan permukiman warga. Ia mengungkapkan bahwa sejak pengelolaan kawasan diambil alih pemerintah daerah, pembangunan infrastruktur mulai menunjukkan kemajuan signifikan.

“Pembangunan jalan lingkungan sudah terealisasi sekitar 70 persen. Kami berharap sisanya dapat dituntaskan tahun ini,” katanya.

Baso juga memaparkan kondisi pembangunan Masjid Jannatul Huda yang saat ini masih berada pada tahap awal. Ia berharap pembangunan masjid baru dapat segera dilanjutkan mengingat kapasitas masjid lama sudah tidak mencukupi, terutama saat pelaksanaan salat Jumat dan kegiatan keagamaan besar.

Senada dengan itu, Ketua Takmir Masjid Jannatul Huda, Rajab, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan peringatan Isra Mikraj. Ia menyebut kegiatan ini mengusung tema “Jadikan Masjid Jannatul Huda sebagai Wadah Bersatu dalam Ukhuwah Islamiyah”.

Melalui tema tersebut, pihak takmir berharap masjid dapat menjadi pusat kebersamaan umat sekaligus mempererat hubungan antarjemaah, seiring dengan harapan agar pembangunan masjid dapat segera rampung dengan dukungan semua pihak.(Ns)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *