
[08.33, 25/11/2024] Nasruddin: SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas guru dan akreditasi sekolah. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2024, Disdikbud akan melaksanakan delapan kali Bimbingan Teknis (Bimtek) sebagai bagian dari program strategis peningkatan mutu pendidikan.
Program ini dirancang untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap kualitas pendidikan di Kutai Timur. Pelaksanaan Bimtek diharapkan mampu meningkatkan kompetensi tenaga pendidik serta menunjang pengembangan sistem pembelajaran di sekolah-sekolah.
Setiap sesi Bimtek akan melibatkan 80 hingga 100 peserta dengan alokasi anggaran sebesar Rp500 juta. Jika ditotal, dana yang dialokasikan untuk delapan sesi Bimtek mencapai Rp4 miliar. Sebelumnya, pada APBD murni tahun 2024, satu kegiatan Bimtek dialokasikan Rp200 juta untuk 30 peserta, dengan total anggaran Rp3,6 miliar.
Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan Disdikbud Kutai Timur, Abbas Husaini, menyatakan bahwa pelaksanaan Bimtek akan dilakukan di luar kota, terutama di Samarinda. Menurutnya, lokasi ini dipilih berdasarkan pengalaman yang menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan di luar Sangatta mampu meningkatkan motivasi peserta.
“Kegiatan biasa kami laksanakan di Samarinda. Hal ini berdasarkan pengalaman tahun 2023, di mana pelaksanaan di Samarinda berhasil meningkatkan semangat peserta dibanding jika dilakukan di Sangatta,” ujar Abbas saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.
Abbas juga menekankan pentingnya mempertimbangkan faktor psikologis dalam keberhasilan kegiatan pelatihan. “Dengan suasana baru di luar kota, semangat peserta Bimtek meningkat secara signifikan. Ini berdampak positif pada hasil yang dicapai,” tambahnya.
Melalui program ini, Disdikbud Kutai Timur berharap dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan guru. Dampaknya diharapkan terlihat pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah di wilayah tersebut.
Pelaksanaan Bimtek ini menjadi langkah strategis Disdikbud dalam upaya mempersiapkan generasi masa depan yang lebih unggul. Dengan pendidikan yang berkualitas, Kutai Timur optimis dapat mencetak sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. (*)
[08.38, 25/11/2024] Nasruddin: 88.
Tayang tanggal 7 Nopember 2024
Meriahkan HUT ke-25 Kutim, Disdikbud Kutim Akan Gelar Pentas Seni dan Kuliner
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memperingati hari jadinya yang ke-25 pada November 2024 dengan berbagai rangkaian kegiatan meriah. Salah satu acara utama adalah Pentas Seni Kebudayaan, Kuliner, dan Adat Nusantara yang akan digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim di Polder Ilham Maulana
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa acara ini memiliki tujuan penting, yaitu melestarikan adat istiadat dan budaya, serta memperkenalkan kuliner khas dari berbagai suku yang ada di Kutai Timur. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung kesejahteraan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal.
“Kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur dan penghormatan kita atas 25 tahun berdirinya Kutai Timur. Juga sebagai upaya melestarikan budaya dan adat istiadat yang menjadi identitas daerah,” ujar Mulyono saat ditemui belum lama ini.
Selain menjadi ajang hiburan, acara ini juga berfungsi sebagai sarana mempererat silaturahmi masyarakat Kutai Timur. “Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat rasa persatuan dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia lebih dekat kepada masyarakat Kutai Timur,” tambah Mulyono.
Rangkaian acara akan berlangsung selama beberapa hari dengan puncak hiburan pada malam penutupan. Panitia menghadirkan grup musik terkenal asal Ibu Kota, RAN, untuk menghibur ribuan penonton yang memadati lokasi.
Perayaan HUT ke-25 ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Kutai Timur untuk merefleksikan pencapaian selama dua dekade lebih, sekaligus mempererat hubungan masyarakat dalam semangat persatuan dan kebudayaan. (adv)

