Berita

Kolaborasi Strategis Ketahanan Pangan Nasional: Kutai Timur Sulap Lahan Eks Tambang Jadi Pusat Pertanian Produktif

523
×

Kolaborasi Strategis Ketahanan Pangan Nasional: Kutai Timur Sulap Lahan Eks Tambang Jadi Pusat Pertanian Produktif

Share this article

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mempertegas posisinya sebagai model percontohan kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap Program Industri Pertanian dan Pangan yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim).

Program strategis ini diluncurkan serentak di seluruh jajaran Polres dan Polresta se-Kaltim pada Selasa (4/11/2025) dan menjadi bagian dari upaya besar untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur. Komoditas jagung dipilih sebagai tahap awal karena pertimbangan nilai ekonomi yang tinggi dan kemampuan adaptasi yang luas terhadap berbagai jenis lahan.

Sebagai implementasi di tingkat daerah, Polres Kutim bersama Pemkab Kutim dan PT Kaltim Prima Coal (KPC) menyelenggarakan kegiatan penanaman bibit jagung di kawasan Telaga Batu Arang, Kecamatan Sangatta Utara.

Sebanyak 25 hektare lahan eks tambang milik KPC kini dialihfungsikan menjadi ruang produktif bagi pengembangan industri pertanian daerah. Kegiatan ini melibatkan empat kelompok tani aktif dari RT 53, Desa Warga Bara, yang selama ini mengelola lahan pascatambang.

Keterlibatan langsung masyarakat petani menjadi bukti sinergi konkret antara kepolisian, pemerintah daerah, perusahaan, dan warga lokal dalam membuka ruang ekonomi baru di sekitar wilayah pertambangan.

Mewakili Bupati Kutim, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kutim, Fata Hidayat, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif Polda Kaltim dalam menggerakkan sektor pertanian berbasis kolaborasi.

“Program ini selaras dengan visi Pemkab Kutim dalam mewujudkan kemandirian dan keberlanjutan ekonomi masyarakat pascatambang. Pemanfaatan lahan eks tambang di Telaga Batu Arang adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dan perusahaan mampu menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga fungsi lingkungan,” ujar Fata Hidayat.

Secara terpisah, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, dalam arahannya secara daring, menegaskan bahwa program industri pertanian ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap Astacita Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi nasional.

“Polda Kaltim berkomitmen menjadi bagian dari gerakan nasional ketahanan pangan. Melalui langkah konkret seperti ini, kami ingin menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya memiliki peran dalam menjaga keamanan, tetapi juga turut serta dalam menjaga keberlanjutan ekonomi bangsa,” tegas Irjen Pol Endar Priantoro.

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi simbol penguatan fondasi ekonomi masyarakat berbasis pertanian.

“Kami ingin menunjukkan bahwa lahan eks tambang memiliki potensi besar jika dikelola dengan semangat kolaboratif. Kami berharap penanaman jagung ini dapat memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat sekitar sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa sektor pertanian dapat menjadi sumber kesejahteraan baru,” tutur AKBP Fauzan.

Antusiasme dan manfaat nyata dirasakan langsung oleh petani lokal. Ibu Erna, anggota kelompok tani di RT 53 Desa Warga Bara, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kami sangat terbantu. Lahan bekas tambang yang sulit dimanfaatkan kini bisa kami tanami dan memberikan hasil tambahan untuk kebutuhan rumah tangga. Ini sangat berarti,” ucapnya.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim turut mendukung dengan menyalurkan bantuan berupa bibit unggul, pupuk, serta peralatan pertanian modern, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas para petani secara signifikan.

Dengan semangat kolaborasi ini, Kutim semakin menegaskan komitmennya dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kalimantan Timur.(Adv/Hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *