
SWARGABARA – Suasana kemeriahan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kental di Lapangan Kabo Jaya, Swargabara. Pada Senin (17/8/2026) malam, gelaran Swargabara Merdeka Fest 2026 resmi dibuka dengan menyajikan beragam pertunjukan seni, budaya, hingga hiburan rakyat.
Rangkaian acara diawali dengan laporan Ketua Panitia, Sakriadi Aldhy. Dalam laporannya, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan panitia yang telah bekerja keras. Aldhy menyoroti keistimewaan acara ini karena sepenuhnya dikelola oleh pemuda lokal dan mahasiswa KKN—tanpa melibatkan Event Organizer (EO) luar.
”Baru kali ini ada event semegah ini yang murni dikelola panitia dari kalangan pemuda serta mahasiswa KKN 52 Universitas Mulawarman dan KKN 15 STIE Nusantara Sangatta, didampingi Pokdarwis Swargabara,” ujar Aldhy.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari BPD, PKK, media partner, serta para sponsor seperti PT Pama Persada, PT Triputra, PT Borneo Prima Jasa, PT Mutiara Mamba Agung, PT Bagong, PDAM Tirta Tuah Benua, Honda, Telkomsel, PT Geoservices, dan PT IGB. Mengenai antusiasme pelaku usaha, Aldhy menyebutkan pendaftaran tenant UMKM langsung memenuhi kuota sebanyak 30 lapak lokal Swargabara hanya dalam tempo satu hari.
Sementara itu, Kepala Desa Swargabara, Wahyuddin Usman, dalam sambutannya sekaligus membuka gelaran pesta rakyat tersebut menyampaikan bahwa Swargabara Fest digelar untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan sekaligus mempererat silaturahmi warga.

”UMKM adalah tulang punggung ekonomi. Kami di Pemerintah Desa Swargabara berkomitmen tidak hanya memberikan pelatihan dan alat, tetapi juga menyediakan ruang promosi seperti malam ini,” tegas Wahyuddin.
Wahyuddin menjelaskan penggunaan anggaran publik untuk acara ini dilaksanakan secara bijak dan terukur dengan menjadikan tingkat pendapatan UMKM sebagai indikator keberhasilan. Selain kuliner, pameran UMKM tahun ini menampung 35 stan, termasuk pameran hasil kelompok tani, kerajinan batik khas Swargabara, hingga produk telur segar dari peternakan lokal desa yang saat ini memiliki populasi hingga 2.500 ekor ayam petelur. Ia juga mendorong para pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital dan melengkapi legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB).

Penghargaan dan Keragaman Budaya
Selain seremoni pembukaan, momen ini diwarnai dengan penyerahan Swarga Bara Award 2026 yang diserahkan langsung oleh Wahyuddin Usman kepada para penerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap kemajuan desa.
Tak kalah menarik, pertunjukan Tari 12 Etnis turut memukau para pengunjung. Tarian kolaborasi tersebut menampilkan keberagaman budaya Nusantara yang hidup berdampingan secara harmonis di wilayah Swargabara.

Penuh Gelak Tawa dan Hiburan Musik
Suasana malam semakin hangat ketika komedian Mas Kukuh naik ke atas panggung membawakan aksi Stand Up Comedy yang memancing gelak tawa warga. Kemeriahan malam pembukaan Swargabara Merdeka Fest 2026 kemudian ditutup dengan penampilan energik dari Adly Koplo Superstar serta hiburan musik dari band Sunday At Nine.
Kegiatan yang telah diawali dengan peninjauan lapak UMKM sejak sore hari tersebut berlangsung tertib dan mendapat antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat setempat.(Am)

