Berita

Mahyunadi Pastikan Terobosan Infrastruktur di Timur Kutim: 13 Desa Segera Teraliri Listrik

507
×

Mahyunadi Pastikan Terobosan Infrastruktur di Timur Kutim: 13 Desa Segera Teraliri Listrik

Share this article

SANGKULIRANG – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim untuk memecah isolasi dan ketertinggalan wilayah pinggiran, terutama di sektor infrastruktur dasar dan akses jalan. Janji ini disampaikan Mahyunadi di hadapan warga saat menghadiri pembukaan Turnamen Bola Voli Open Cup I di Lapangan Desa Saka, Kecamatan Sangkulirang, pada Sabtu (8/11/2025) sore.

Dalam penyampaiannya, Mahyunadi membawa kabar baik yang telah lama dinantikan masyarakat, yakni program percepatan elektrifikasi. Ia secara eksplisit memastikan bahwa Desa Saka menjadi bagian dari rencana besar Pemkab untuk tahun ini.

“Alhamdulillah, tahun ini Kutim berhasil mengalokasikan pemasangan jaringan listrik untuk 13 desa baru. Desa Saka, Mandu Pantai Sejahtera, dan Mandu Dalam, insyaallah semua akan segera menikmati penerangan,” ujar Mahyunadi, menyambut tepuk tangan antusias warga.

Pengumuman ini merupakan tindak lanjut dari sinergi Pemkab Kutim dan PLN dalam merealisasikan Program Listrik Desa (LISDES) 2025. Desa Saka bersama total enam desa di Sangkulirang, serta desa-desa lain di Batu Ampar, Bengalon, dan Muara Bengkal, dikonfirmasi akan segera terbebas dari gelap.

Tak hanya listrik, Mahyunadi juga membeberkan rencana pembangunan ambisius untuk membuka keterisolasian jalur timur Kutim yang selama ini sangat bergantung pada transportasi laut.

Ia mengungkapkan bahwa Pemkab akan menggarap proyek jalan tembus sepanjang 13 kilometer dari Manubar hingga Sandaran. Menariknya, proyek ini akan melibatkan kolaborasi dengan sektor swasta.

“Tahun depan kita buka jalan tembus Sandaran, dari Manubar. Badan jalan itu adalah kontribusi dari pihak perusahaan yang beroperasi di sana,” jelasnya. Proyek ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk menghubungkan wilayah pesisir timur dan mempercepat roda ekonomi lokal.

Selain infrastruktur vital tersebut, Mahyunadi juga menjanjikan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya. “Tahun depan kita kembali anggarkan pemasangan jaringan air bersih untuk masyarakat. Kami berharap semua kebutuhan ini bisa terwujud,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Mahyunadi menutup sambutannya dengan pesan tegas mengenai pentingnya integritas pejabat daerah dan transparansi dalam pengelolaan bantuan sosial, termasuk Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

“Bantuan dari perusahaan itu harus benar-benar sampai ke masyarakat luas. Jangan hanya berpusat untuk Kepala Desa atau pejabatnya saja,” pesannya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan publik sebagai modal utama pembangunan, bahkan menolak fasilitas menginap dari perusahaan saat kunjungan. “Supaya masyarakat percaya. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kita bisa membangun dengan baik,” tutupnya.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Saka, Achyanur, menyambut positif kabar gembira ini dan menyatakan desa mereka juga siap mendukung kegiatan olahraga dengan rencana pembangunan lahan mini soccer untuk warganya.(Adv/Hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *