Berita

Transformasi Digital Perumdam TTB: Masyarakat Sangatta Utara Mulai Tinggalkan Pembayaran Konvensional

397
×

Transformasi Digital Perumdam TTB: Masyarakat Sangatta Utara Mulai Tinggalkan Pembayaran Konvensional

Share this article

​SANGATTA – Tren transaksi digital di wilayah Sangatta Utara menunjukkan grafik peningkatan signifikan menjelang penutupan permanen seluruh loket pembayaran manual Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur pada 4 Mei 2026 mendatang. Langkah digitalisasi ini disambut baik oleh publik, yang kini mulai beralih dari antrean fisik ke layanan berbasis online.

​Kepala Cabang Perumdam Sangatta Utara, Hevi Muhammad, mengonfirmasi adanya penurunan drastis jumlah kunjungan pelanggan di kantor cabang. Kondisi ini dinilai sebagai keberhasilan program edukasi berkelanjutan yang dijalankan manajemen untuk mengubah kebiasaan masyarakat.

​”Tingkat pemahaman pelanggan meningkat tajam. Saat ini masyarakat sudah mulai terbiasa dan merasa lebih praktis melakukan pembayaran secara online,” ujar Hevi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/4/2026).

​Kepala Cabang Perumdam Sangatta Utara, Hevi Muhammad

​Untuk mendukung transisi ini, Perumdam TTB Kutim telah mengintegrasikan sistemnya dengan berbagai jaringan Payment Point Online Bank (PPOB) dan mitra platform digital. Pelanggan kini memiliki fleksibilitas tinggi dalam memilih kanal transaksi sesuai preferensi mereka.

​Sektor Perbankan: Bankaltimtara, BRI (termasuk BRIlink), Bank Mandiri, BCA, BNI, BSI, Bank Danamon, dan Bank Muamalat.

​Platform Digital & Ritel: Shopee, Tokopedia, Indomaret, Alfamidi, PT Pos Indonesia, hingga jaringan Fastpay Sentra Bisnis.

​Selain digitalisasi pembayaran, Perumdam juga memangkas birokrasi pada layanan pengaduan dan pembukaan segel bagi pelanggan yang memiliki tunggakan di atas tiga bulan. Pelanggan kini tidak lagi diwajibkan datang ke kantor untuk melakukan pelaporan fisik.

​”Cukup kirimkan bukti bayar melalui WhatsApp Call Center di nomor 0811-591-515. Begitu bukti diterima, petugas lapangan akan langsung memproses pembukaan segel secara otomatis,” tegas Hevi.

​Sebagai bagian dari strategi persiapan menuju penutupan total loket manual, Perumdam Sangatta Utara juga melakukan pembatasan jam operasional loket fisik yang kini hanya melayani hingga pukul 12.00 WITA. Langkah ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk segera beradaptasi penuh dengan ekosistem digital demi kelancaran distribusi air bersih ke rumah tangga. (Am)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *