Berita

Hadapi El Nino “Godzilla”, Perumdam TTB Kutim Siaga Penuh Amankan Pasokan Air

414
×

Hadapi El Nino “Godzilla”, Perumdam TTB Kutim Siaga Penuh Amankan Pasokan Air

Share this article

SANGATTA – Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Perumdam TTB Kutim) resmi menetapkan status siaga guna menghadapi fenomena iklim El Nino ekstrem yang diprediksi melanda mulai April hingga Oktober 2026. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap ancaman kemarau panjang yang berpotensi menyurutkan sumber air baku di seluruh wilayah Kutai Timur.

​Direktur Utama Perumdam TTB Kutim, Suparjan, menjelaskan bahwa mitigasi terus dilakukan untuk menjaga pasokan air bersih tetap stabil. Salah satu upaya yang dioptimalkan saat ini adalah memaksimalkan seluruh pompa yang tersedia serta melakukan perbaikan teknis pada stang valve agar aliran air ke intake lebih maksimal.

​”Saat ini, tiga unit pompa di intake baru sudah beroperasi dengan daya masing-masing 56 kW untuk meningkatkan kapasitas pengambilan air baku,” ujar Suparjan saat meninjau IPA Kabo, Senin (27/4/2026).

​Kondisi di intake lama juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan pantauan pada pukul 14.07 WITA, elevasi air mulai naik sehingga pompa tambahan kembali dioperasikan. Hasilnya, total debit air meningkat signifikan dari 185 liter per detik menjadi 339 liter per detik.

​”Peningkatan ini diharapkan bertahan mengikuti siklus pasang surut. Jika pola ini stabil selama 4 hingga 5 jam, peluang menambah pasokan akan jauh lebih besar. Strategi kita adalah membaca pola; kapan harus ‘tancap gas’ menyedot air dan kapan harus mengerem,” tambahnya.

​Secara terpisah, Direktur Teknik Perumdam TTB Kutim, Galuh Boyo Munanto, menegaskan bahwa seluruh kekuatan teknis kini dikonsolidasikan demi menjaga kontinuitas distribusi. Menurut data operasional, penurunan curah hujan mulai berdampak pada wilayah pelayanan Kaliorang dan Sangkulirang, dan diprediksi akan meluas ke Bengalon serta kecamatan lainnya.

​”Kami terus memantau fluktuasi level air sungai di setiap titik intake. Kami bergerak cepat mengantisipasi perluasan dampak ke wilayah operasional lainnya,” ungkap Galuh di Kantor Pusat Perumdam TTB, Kabo Jaya.

​Tiga Pilar Mitigasi Hadapi El Nino “Godzilla”
​Menyikapi fenomena yang dijuluki El Nino “Godzilla” ini, manajemen menetapkan tiga pilar strategi utama:

​Optimalisasi Produksi: Memaksimalkan infrastruktur yang ada untuk menjaga tekanan distribusi di tengah menyusutnya air baku.

​Respons Cepat Kebocoran: Meningkatkan pengawasan pipa untuk menekan angka kehilangan air (Non-Revenue Water).

​Sinergi Operasional: Memperkuat koordinasi antara kantor pusat, cabang, dan seluruh unit layanan.

​Mengingat kondisi kemarau yang diperkirakan sangat kering, Perumdam TTB Kutim memohon kerja sama aktif pelanggan untuk melakukan langkah antisipasi:

​Bijak Mengonsumsi Air: Prioritaskan penggunaan air untuk kebutuhan pokok.

​Sedia Cadangan: Menyiapkan tandon atau wadah penampungan jika terjadi penurunan tekanan air sewaktu-waktu.

​Proaktif Melapor: Segera melapor melalui kanal resmi jika menemukan kebocoran pipa di area publik.

​”Kami berupaya maksimal menjaga pelayanan. Kami memohon pengertian pelanggan jika terjadi kendala teknis akibat menurunnya debit air baku. Komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kutai Timur,” pungkas Galuh.(Am)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *