Berita

PSTI Kaltim Desak Keterlibatan Seleksi dan Penambahan Kuota Atlet di SKOI

411
×

PSTI Kaltim Desak Keterlibatan Seleksi dan Penambahan Kuota Atlet di SKOI

Share this article

​SAMARINDA – Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Takraw Indonesia (Pengprov PSTI) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar audiensi dengan Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim di Palaran, Samarinda Seberang, Senin (18/5/2026). Pertemuan strategis ini menyoroti evaluasi total pembinaan, mulai dari transparansi seleksi atlet hingga penyegaran sektor kepelatihan.

​Rombongan Pengprov PSTI Kaltim dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum Muhammad Salahuddin, didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi H. Ashari, Wakil Ketua Bidang Binpres Arianto Juanda, Kepala Kepelatihan Saufik R. Sagita, serta Ketua Bidang Pemantau Bakat Idham.

​Sekretaris PSTI Kaltim, Muhammad Salahuddin menegaskan, sinergi antara induk cabor dan lembaga pembinaan seperti SKOI mutlak diperlukan demi menyamakan visi target prestasi Bumi Etam. PSTI meminta keterlibatan langsung dalam proses penjaringan calon siswa agar pencarian bakat berjalan objektif dan sesuai kebutuhan teknis lapangan.

​”Kami meminta organisasi cabang olahraga dilibatkan secara langsung dalam proses seleksi. Ini penting agar penjaringan atlet benar-benar linier dengan potensi prestasi daerah ke depan,” ujar Salahuddin.

​Selain sistem seleksi, PSTI Kaltim juga mendorong restrukturisasi komposisi skuad takraw di SKOI. Mereka mengajukan penambahan kuota atlet yang semula hanya diisi 4 atlet putri dan 5 atlet putra, menjadi minimal masing-masing 6 atlet putra dan 6 atlet putri demi kedalaman tim saat persiapan kejuaraan.

​Di sektor teknis, Kepala Kepelatihan PSTI Kaltim, Saufik R. Sagita menggarisbawahi urgensi pemisahan arsitek tim antara sektor putra dan putri. Menurutnya, porsi latihan dan pendekatan psikologis kedua sektor tersebut sangat kontras, sehingga membutuhkan penanganan yang spesifik dan fokus.

​Puncaknya, performa tim pelatih yang saat ini bertugas di SKOI juga masuk dalam radar perombakan. PSTI Kaltim memastikan akan melakukan evaluasi komprehensif berbasis indikator capaian prestasi dalam waktu dekat.

​“Yang kita butuhkan saat ini adalah prestasi riil.
Maka dari itu, semuanya akan kita evaluasi total, tidak terkecuali tim pelatih,” tegas Salahuddin.

​PSTI Kaltim berharap SKOI menyambut positif poin-poin rekomendasi ini sebagai langkah taktis memperkuat fondasi sepak takraw Kaltim di kancah nasional maupun internasional.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *