
SANGATTA — Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila ke-79 pada 1 Juni 2026 menjadi momentum krusial untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai dasar negara. Relevansi Pancasila dinilai sangat vital, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sebagai salah satu wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal tersebut ditegaskan oleh tokoh pemuda Kutai Timur, Fazillahnur, saat memberikan keterangan pers terkait refleksi Harlah Pancasila di Sangatta, Senin (1/6/2026). According to him, tantangan generasi muda saat ini telah bergeser dari perjuangan fisik menuju perjuangan digital.
”Jika dulu Pancasila diuji di medan perjuangan fisik, sekarang ujiannya ada di genggaman kita melalui gawai. Nilai-nilai kita diuji saat mengetik komentar, membagikan berita, dan bersikap di media sosial,” ujar Fazillahnur.
Ia menambahkan, tema Harlah Pancasila 2026, “Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global”, harus diimplementasikan secara konkret. Terlebih, Kutim kini dihadapkan pada tantangan nyata berupa arus urbanisasi yang masif dan tingginya heterogenitas budaya dampak dari pembangunan IKN.
”Anak muda Kutai Timur tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus menjadi garda terdepan dalam mengamalkan Sila Ketiga (Persatuan Indonesia) dan Sila Kelima (Keadilan Sosial). Pembangunan fisik IKN tanpa fondasi mental Pancasila ibarat membangun rumah mewah di atas pasir,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fazillahnur mengajak generasi muda untuk membumikan Pancasila melalui aksi sosial sederhana yang berdampak nyata, seperti menolak ujaran kebencian (hate speech), aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, serta merawat toleransi antarsuku.
”Pancasila itu bukan sekadar hafalan, melainkan tindakan nyata. Mulai dari menyapa tetangga yang berbeda agama, hingga berani bersuara menolak tindakan rasisme. Dari langkah kecil itulah peradaban besar dibangun,” imbuhnya.
Ia berharap momentum 1 Juni tidak sekadar diperingati secara seremonial, melainkan mampu memantik gerakan kolektif pemuda untuk menjaga persatuan dan kondusivitas di Kutai Timur.(Af)

