
Tebangan Lembak – Suasana haru sekaligus syukur menyelimuti Balai Desa Tebangan Lembak, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, pada Kamis pagi (11/6/2026). Sebanyak lima siswa Kelas VI SD Negeri 018 Bengalon resmi dilepas dalam acara Perpisahan dan Pelepasan Tahun Pelajaran 2025/2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi momentum sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah desa, dan sektor swasta melalui dukungan PT Kaltim Prima Coal (KPC) beserta mitra kontraktornya.
Kehadiran Manager Bengalon Community Relations and Development Department (BCRD) KPC yang diwakili oleh Sopiansyah bersama jajaran tim, menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap kemajuan pendidikan di wilayah ring 1 operasional perusahaan.
Kepala Desa Tebangan Lembak, Rodisaputra, menyampaikan mengapresiasi atas kontribusi yang diberikan oleh pihak swasta.
”Kami atas nama pemerintah desa mengapresiasi luar biasa kepada KPC dan kontraktornya yang telah berkenan menjadi sponsor. Kehadiran KPC membawa dampak positif bagi kemajuan pendidikan di desa kami. Perpisahan hari ini menjadi bukti bahwa desa dan swasta bisa bersinergi dengan harmonis,” ungkap Rodisaputra.

Rodi juga mengimbau kepada para wali murid untuk terus mendampingi anak-anak mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan tidak berhenti di tengah jalan.
Sementara itu, Wakil Kepala SD Negeri 018 Bengalon, Solehuddin, S.Pd., menyampaikan terima kasih atas dukungan moril maupun materiil dari perusahaan. Menurutnya, kerja sama ini sangat membantu kelancaran agenda perpisahan sekolah.
Solehuddin melaporkan bahwa seluruh siswa kelas VI tahun ini sukses menempuh ujian akhir dan dinyatakan lulus 100 persen. Ia berpesan kepada para lulusan agar terus menjaga nama baik sekolah serta mengaplikasikan nilai-nilai kejujuran dan kedisiplinan.
Perwakilan BCRD KPC, Sopiansyah, menyampaikan kebanggaan perusahaan terhadap kelulusan para siswa. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci masa depan dan menjadi salah satu fokus perhatian perusahaan.

”KPC berkomitmen terus mendukung program-program peningkatan mutu pendidikan, karena investasi terbaik adalah generasi muda Kutai Timur yang cerdas dan berkarakter,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.
Sopiansyah menambahkan, dukungan KPC bersifat berkelanjutan melalui tujuh program BCRD. Program ini mencakup bantuan fasilitas belajar, pelatihan guru, pembangunan infrastruktur, pelestarian budaya dan lingkungan, agribisnis, UMKM, hingga kesehatan masyarakat.
Acara yang dihadiri sekitar 100 undangan ini berlangsung khidmat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kecamatan Bengalon, Pengawas Sekolah, Kepala Desa Keraitan, Ketua BPD, Ketua Adat, ketua RT, serta wali murid dari kelas I sampai VI.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kutim, laporan panitia, sambutan-sambutan, hingga pentas seni. Sejumlah siswa tampil membawakan tarian daerah dan paduan suara perpisahan untuk memeriahkan suasana.
Melalui kontribusi dalam agenda ini, KPC berharap dapat terus berjalan beriringan dengan masyarakat dan pemerintah daerah untuk mencetak lulusan berkualitas yang siap bersaing di masa depan.(Tim BCRD)

