
SANGATTA,– Lomba Peraturan Baris-Berbaris (LPBB) Bhayangkara Series 4 Tahun 2026 tingkat SMP dan SMA/SMK sederajat se-Kutai Timur resmi dimulai pada Senin (15/6/2026) pagi.
Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Kutai Timur ini digelar sekaligus dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Rangkaian acara dimulai tepat pukul 07.45 WITA, dipimpin oleh AIPTU Zaini Musthofa sebagai komandan apel, dan dibuka langsung oleh Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto.
Ketua Panitia Pelaksana, AKP Rahmat Hartoyo menjelaskan, kompetisi ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, kekompakan, serta menumbuhkan semangat kebangsaan.
”Tema tahun ini adalah ‘Jiwa Disiplin, Langkah Presisi’. Kedisiplinan adalah pondasi utama pembentukan karakter, sementara semangat presisi menjadi pedoman bertindak secara tepat dan berintegritas,” ujar AKP Rahmat dalam laporan kegiatannya.

Antusiasme pelajar Kutai Timur tergolong tinggi dalam ajang tahunan ini. Tercatat sebanyak 17 tim tangguh dari berbagai sekolah ikut ambil bagian memperebutkan gelar juara.
Berikut adalah daftar sekolah yang mengirimkan perwakilannya:
Kategori SMP / MTs Sederajat:
SMP Negeri 1 Sangatta Utara (Mengirimkan 2 Tim)
SMP Negeri 3 Sangatta Utara
SMP Negeri 4 Sangatta Utara
SMP Negeri 5 Sangatta Utara
SMP Negeri 6 Sangatta Utara
SMP Negeri 1 Sangatta Selatan
MTs Hubul Wathon Sangatta
SMP IT Darul Qofat Bengalon
Kategori SMA / SMK / MA Sederajat:
SMAN 1 Sangatta Utara
SMKN 1 Sangatta Utara
SMKN 2 Sangatta Utara
SMK Keperawatan Singa Geweh
SMK Muhammadiyah 1 Sangatta
SMAN 1 Teluk Pandan
SMAN 1 Kaubun
SMKN 1 Kongbeng
Untuk menjaga objektivitas lomba, panitia melibatkan dewan juri profesional, yakni Serma Muhammad Don (Kodim 0901/Samarinda), Taufik Ilham (Wakil Ketua Forbarsi Kaltim), dan Fajar Tegar Rosandi (Forbarsi Samarinda).
Dalam amanatnya, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengingatkan para peserta bahwa PBB bukan sekadar baris-berbaris fisik, melainkan bagian dari olahraga yang melatih mental dan kesehatan.

Ia berharap nilai-nilai kedisiplinan ini bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih dalam menghadapi tantangan era digital.
”Jadikan ajang ini bukan semata-mata mengejar prestasi, melainkan sarana membangun karakter, memperluas persaudaraan, dan menumbuhkan sportivitas,” tutur AKBP Fauzan.
”Saya berharap 5 atau 10 tahun ke depan, adik-adik peserta hari ini akan lahir menjadi pemimpin-pemimpin hebat di Kabupaten Kutai Timur di bidangnya masing-masing,” tambahnya.
Dukungan penuh juga disuarakan oleh Ketua Forbarsi Kabupaten Kutai Timur, Pandi Widiarto. Ia mengapresiasi konsistensi Polres Kutim yang terus memberikan wadah positif bagi generasi muda.
”Ini kolaborasi yang luar biasa. Kami berharap melalui pembinaan lewat kompetisi PBB ini, minat dan bakat anak-anak kita ke depan ada yang bisa mengantarkan mereka menjadi bagian dari Korps Bhayangkara,” ungkap Pandi.
Acara pembukaan secara simbolis tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama antara jajaran Polres, tamu undangan, dan seluruh peserta.
Sejumlah pejabat daerah tampak hadir dalam pembukaan ini, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Mulyono, Kepala Dispora Basuki Ismawan, Ketua KORMI Saiful Bakri, serta Ketua KNPI Kutim Avivurrahman Al Ghazali.(Bgs)

