Berita

Didominasi Atlet Kota, FPTI Kutim Desak Pemerataan Fasilitas Panjat Tebing hingga ke Pelosok

413
×

Didominasi Atlet Kota, FPTI Kutim Desak Pemerataan Fasilitas Panjat Tebing hingga ke Pelosok

Share this article

​SANGATTA – Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang Panjat Tebing tingkat SMP se-Kabupaten Kutai Timur tahun 2026 sukses digelar dari tanggal 14 hingga 17 Juni 2026. Kompetisi ini kembali menegaskan dominasi kuat para atlet binaan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kutai Timur yang berbasis di pusat kota Sangatta Utara, sekaligus memetakan potensi besar yang tersembunyi dari para talenta pelosok kecamatan. Berdasarkan data rekapitulasi akhir, posisi podium puncak utama masih dipegang erat oleh atlet-atlet yang mendapatkan program pembinaan intensif dari FPTI di Sangatta Utara.

​Pada kategori putra, Dika Ramadhan dari SMPN 3 Sangatta Utara menunjukkan ketangguhannya dengan menyapu bersih peringkat pertama di nomor Lead maupun Speed Putra. Rekor serupa juga dicatatkan di kategori putri oleh Nur Afifah Zahra dari MTsN 2 Kutai Timur (Sangatta Utara) yang sukses mengamankan peringkat pertama pada nomor Lead dan Speed Putri. Keduanya merupakan bukti nyata keunggulan program pemusatan latihan yang dijalankan FPTI di pusat kabupaten.

​Kendati podium puncak didominasi oleh atlet binaan pusat, kejutan luar biasa datang dari deretan talenta pelosok kecamatan yang mampu menembus ketatnya persaingan papan atas tanpa dukungan fasilitas memadai di daerah asal. Nama-nama seperti Sulim dari SMPN 2 Busang berhasil mencuri perhatian dengan merebut posisi kedua (runner-up) di nomor Speed Putri, serta Fiya Linda Yanti dari SMP Al Mifta Muara Wahau yang mengunci peringkat ketiga di kategori Lead dan Speed Putri. Di sektor putra, George Alexander C dari SMPN 1 Rantau Pulung juga tampil memukau dengan menempati peringkat kedua tepat di bawah dominasi Dika Ramadhan.

​FPTI Kutai Timur secara objektif mengakui bahwa infrastruktur menjadi faktor penentu utama di balik dominasi atlet asal Sangatta Utara. Hingga saat ini, fasilitas dinding panjat (climbing wall) yang representatif dan memenuhi standar latihan atlet prestasi baru berpusat di Sangatta Utara. Ketiadaan fasilitas serupa di luar wilayah tersebut memaksa para talenta daerah bertanding hanya mengandalkan bakat alamiah, ketahanan fisik, dan latihan darurat tanpa dibekali pemahaman teknik modern yang matang di papan panjat standar.

​”Kita sangat bangga atas pencapaian luar biasa dari Dika Ramadhan dan Nur Afifah Zahra yang membuktikan kualitas pembinaan terpusat kami di Sangatta Utara. Namun di sisi lain, hasil ini menjadi alarm penting bahwa anak-anak dari Busang, Muara Wahau, dan Rantau Pulung mampu menempel ketat atlet binaan utama kita di papan klasemen sekolah, padahal sarana di daerah mereka sangat minim. Ini membuktikan bibit unggul kita tersebar merata,” ungkap perwakilan Pengurus FPTI Kutai Timur di arena perlombaan, Senin (15/6).

​Bertolak dari hasil O2SN tahun 2026 ini, FPTI Kutai Timur berkomitmen kuat untuk mendorong Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI Kutai Timur, beserta para pemangku kebijakan agar mulai melirik pengadaan sarana dinding panjat di tingkat kecamatan luar pusat kota. FPTI menilai, jika dalam kondisi keterbatasan fasilitas saja para talenta pelosok mampu memberikan perlawanan sengit, maka kehadiran fasilitas yang merata di masa depan dipastikan akan melipatgandakan sumbangsih prestasi olahraga bagi Kabupaten Kutai Timur di kancah yang lebih tinggi.

​Sementara itu, berdasarkan data valid yang disahkan oleh jajaran tim teknis penguji pengurus daerah FPTI Kutai Timur, hasil kejuaraan ini turut melahirkan urutan klasemen akhir resmi antar-sekolah. Posisi pertama ditempati bersama oleh SMPN 3 Sangatta Utara dan MTsN 2 Kutai Timur yang kokoh di puncak.

Selanjutnya, SMPN 1 Rantau Pulung berhasil mengamankan peringkat ketiga, disusul oleh SMPN 2 Sangatta Selatan dan SMPN 2 Busang yang berbagi tempat di peringkat keempat. Klasemen ini kemudian ditutup oleh SMP Al Mifta Muara Wahau yang berada di peringkat keenam. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *