Berita

DPPKB Kutim Pacu Penerapan Sekolah Siaga Kependudukan, Targetkan 100 Persen di Sangatta

400
×

DPPKB Kutim Pacu Penerapan Sekolah Siaga Kependudukan, Targetkan 100 Persen di Sangatta

Share this article

​SANGATTA – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur mematok target ambisius. Seluruh satuan pendidikan di wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan diharapkan sudah mengadopsi program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) sepanjang tahun 2026.

​Komitmen tersebut ditegaskan oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DPPKB Kutim, Tristiningsih, selepas agenda sosialisasi SSK yang berlangsung di SMP Negeri 1 Sangatta Utara, Jumat (4/9/2026).

​”Langkah optimalisasi program SSK terus kami dorong sejak tahun ini. Khusus untuk kawasan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, sasaran kami adalah perampungan hingga 100 persen,” ujar Tristiningsih.

​Respons dari pihak sekolah sejauh ini sangat positif. Menurutnya, belum ada satu pun lembaga pendidikan yang menolak program edukasi kependudukan ini. Sekolah-sekolah justru menyambutnya dengan antusias tinggi, sehingga pihak DPPKB kini tinggal menyesuaikan jadwal pendampingan.

​Untuk saat ini, jangkauan pendampingan DPPKB Kutim masih difokuskan pada tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mengenai jenjang SMA dan perguruan tinggi, koordinasi lebih lanjut masih diperlukan karena kewenangannya berada di bawah Pemerintah Provinsi.

​”Komunikasi awal sudah berjalan. Kami masih mematangkan koordinasi serta kepastian alokasi anggaran sebelum melangkah ke tahap implementasi untuk tingkat SMA dan perguruan tinggi,” jelasnya.

​Sebagai informasi, SSK merupakan inisiatif yang menyisipkan materi kependudukan serta perencanaan keluarga ke dalam kurikulum pembelajaran sebagai bahan pengayaan siswa.
​Hingga tahun 2026, tercatat sebanyak 88 sekolah di Kutai Timur telah resmi berstatus SSK. Sebanyak 56 sekolah (36 SD dan 20 SMP) dibentuk secara bertahap sepanjang 2023–2025 di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

Sementara pada 2026, jangkauan program diperluas ke Kecamatan Bengalon dengan menambahkan 32 sekolah baru, yang terdiri dari 24 SD dan 8 SMP.(Kw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *