
SANGATTA — Mengobarkan semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Kutai Timur menggelar ajang bergengsi Lomba Karaoke dan Joget “Bintang Gema Kutim 1” yang berlangsung meriah di Angkringan Cafe 777, Sangatta. Puncak babak semifinal akhir telah tuntas digelar pada Senin (31/8/2026), menyaring belasan talenta terbaik menuju laga Grand Final besok malam.
Persaingan menuju babak pamungkas terbilang sangat ketat. Berawal dari tahapan audisi yang diikuti 80 peserta, panitia kemudian menyaring kompetisi menjadi 40 peserta pada fase lanjutan, hingga akhirnya menelurkan 18 finalis terbaik yang siap tampil di panggung puncak.
Rinciannya, 12 finalis akan bertarung di kategori Lomba Karaoke yang terdiri dari 6 peserta putra dan 6 peserta putri. Sementara itu, 6 hingga 7 kontestan campuran siap menguncang panggung pada kategori Lomba Joget.

Perwakilan Dewan Juri, Sampurno Wibowo, S.M., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian penilaian dilakukan secara objektif dan profesional untuk melahirkan juara yang benar-benar berkualitas. Penilaian ketat tersebut dikawal langsung oleh tim juri profesional, yakni Hadi Supranoto, S.Pd., M.Pd., Anggraini Natsir, S.T., dan Sampurno Wibowo, S.M.
”Kompetisi ini akan menjadi agenda tahunan yang terus berlanjut. Ini baru permulaan di Bintang Gema 1, dan untuk Bintang Gema 2 tahun depan, kami akan mengusung skema baru dengan menjaring potensi seni secara langsung dari tingkat bawah melalui audisi per daerah pemilihan (dapil),” ujar Sampurno.
Rencana ekspansi untuk tahun depan bakal menjangkau seluruh wilayah Kutai Timur yang terbagi dalam lima dapil:
Dapil 1 (Sangatta Utara)
Dapil 2 (Sangatta Selatan, Teluk Pandan, Rantau Pulung, Bengalon)
Dapil 3 (Muara Bengkal, Muara Ancalong, Busang, Long Mesangat, Batu Ampar)
Dapil 4 (Muara Wahau, Kongbeng, Telen)
Dapil 5 (Sangkulirang, Sandaran, Kaliorang, Kaubun, Karangan)
Masing-masing dapil nantinya akan menjaring 5 peserta terbaik untuk diboyong bertarung di panggung utama Sangatta.
Panitia penyelenggara mengundang seluruh lapisan masyarakat Kutai Timur untuk hadir memberikan dukungan moral secara langsung kepada para finalis di malam Grand Final besok. Selain menjadi sarana hiburan rakyat, ajang ini diharapkan mampu memantik wadah apresiasi seni budaya dan menyatukan semangat kebersamaan masyarakat Kutim.(kW)

