Olahraga

Kebanggaan Ketua ORADO Kutim: Sinergi dengan TNI Pecahkan Rekor MURI dan Lahirkan Atlet Berprestasi

224
×

Kebanggaan Ketua ORADO Kutim: Sinergi dengan TNI Pecahkan Rekor MURI dan Lahirkan Atlet Berprestasi

Share this article

​SANGATTA, KUTAI TIMUR – Penyelenggaraan Open Turnamen Piala Panglima cabang olahraga domino (ORADO) dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI pada Minggu (27/9/2026) menjadi momen istimewa bagi Ketua ORADO Kutai Timur (Kutim), Johar. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya karena Kutim mendapat kehormatan menjadi bagian dari sejarah pemecahan Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) tingkat nasional.

​”Saya sangat bangga. Dari 101 kota, Kodim Kutai Timur terpilih untuk menyelenggarakan kegiatan ini sekaligus ikut memecahkan rekor MURI nasional yang pelaksanaannya kita saksikan bersama dari pukul 09.00 hingga 17.00 WITA,” tegas Johar dalam sambutannya di acara yang mempertemukan 64 pasang atau 128 peserta tersebut.

​Bagi Johar, kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wujud nyata keseriusan sinergi antara TNI dan ORADO. Untuk memastikan pertandingan berjalan secara profesional, Johar menekankan bahwa pihaknya telah menyiapkan 20 wasit bersertifikat untuk memimpin jalannya turnamen.

​”Ini menandakan bahwa TNI dan ORADO bersinergi secara sungguh-sungguh untuk memajukan olahraga ini,” paparnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Johar juga dengan bangga memaparkan perkembangan pesat ORADO di wilayah Kutai Timur. Ia menegaskan bahwa olahraga domino di Kutim kini bukan sekadar permainan biasa, melainkan cabang olahraga resmi yang patut diperhitungkan.

​”ORADO di Kutai Timur ini baru berdiri beberapa tahun lalu, tetapi sudah menunjukkan tajinya. Di bawah naungan KONI, kami sudah menjuarai tingkat provinsi hingga meraih peringkat di kejuaraan nasional,” ungkap Johar.

​Sebagai penutup, Johar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara, khususnya tim Pasintel Kodim dan seluruh jajaran panitia ORADO. Ia menaruh harapan besar bahwa kejuaraan kolaboratif ini dapat menjadi wadah pembinaan bagi para atlet lokal.

​”Semoga lahir juara yang bisa mewakili Kutai Timur di level nasional, bahkan internasional,” pungkas Johar.(Kw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *