Kutai TimurPemerintahan

Terapkan Sport Science Menuju Porprov VIII Kaltim, KONI Kutim Gelar Workshop untuk Pelatih

228
×

Terapkan Sport Science Menuju Porprov VIII Kaltim, KONI Kutim Gelar Workshop untuk Pelatih

Share this article

​SANGATTA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersinergi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menyelenggarakan “Workshop Monitoring Kesiapan Fisik & Performa Atlet Menuju PORPROV VIII Kaltim – Paser”. Kegiatan strategis ini dilangsungkan di Gedung KONI Kutim, Selasa (29/9/2026).

​Langkah ini merupakan bagian dari persiapan intensif untuk mengukur dan memantau kesiapan kondisi fisik serta performa para atlet sebelum berlaga di ajang multievent Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) ke-VIII di Kabupaten Paser pada November mendatang.

​Ketua KONI Kutim, H. Rudi Hartono, dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, menekankan pentingnya meninggalkan pola latihan tradisional dan mulai beralih ke pendekatan berbasis data atau sport science.

​”Kalau dulu mungkin berlatih hanya sekadar berlatih lalu tanding, ukurannya pun manual. Sekarang kita mencoba sistem terdata. Melalui workshop ini, kami ingin para pelatih memahami konsep sport science, di mana kesiapan mental, fisik, hingga pola makan dan tidur atlet bisa terukur dengan jelas,” ujar Rudi.

​Untuk memaksimalkan program ini, KONI Kutim secara khusus mendatangkan Mas Wahyu, seorang pelatih sekaligus pakar olahraga berskala nasional yang baru saja kembali mendampingi atlet di ajang Asian Games di Jepang. Kepakarannya yang telah diakui oleh KONI Pusat dan Kemenpora diharapkan dapat diserap dengan baik oleh para pelatih di Kutim.

​”Harapan saya ke depan, Kutai Timur bisa menjadi gudangnya para atlet di Kalimantan Timur. Ilmu dari workshop ini tidak hanya untuk Porprov, tapi bisa diterapkan sepanjang masa untuk mengukur kelebihan, kekurangan, dan kesiapan tanding atlet kita di berbagai ajang,” tambahnya.

​Sementara itu, Ketua Panitia Workshop, Aleks Bhajo, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan berlangsung sejak Selasa hingga Jumat mendatang. Agar lebih fokus dan interaktif, workshop tidak digelar secara massal, melainkan dibagi per sesi berdasarkan kategori cabang olahraga (cabor).

​Menurut Aleks, terobosan digitalisasi dan pemantauan terukur ini merupakan fondasi baru bagi persiapan atlet Kutim. Ia juga optimistis program ini akan berdampak signifikan terhadap perolehan medali di Porprov mendatang.

​”Meski waktunya terbilang singkat menuju November, lebih baik sedikit terlambat daripada tidak sama sekali. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi bekal yang baik bagi pelatih dalam mendidik atletnya. Target kita, Kutai Timur yang sebelumnya meraih juara tiga, insyaallah bisa naik menjadi juara dua di Porprov Paser nanti,” tegas Aleks.

​Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal kemajuan prestasi olahraga di Kabupaten Kutai Timur, sekaligus menjadi warisan tata kelola pembinaan atlet yang lebih modern bagi kepengurusan KONI di masa depan. Para pengurus cabor pun diimbau untuk memaksimalkan jadwal undangan workshop ini demi peningkatan performa atletnya.(ADV/Diskominfo Kutim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *