
BONTANG – Sempat mengalami penundaan beberapa bulan, inovasi terbaru karya anak muda Bontang berupa aplikasi kasir digital bernama MemoCash akhirnya resmi mengudara. Platform ini hadir sebagai jawaban bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mendambakan sistem transaksi praktis untuk operasional bisnis harian.
Daya tarik utama dari MemoCash terletak pada kemampuannya beroperasi penuh secara luring (offline). Dengan fitur ini, pelaku usaha tidak perlu lagi bergantung pada ketersediaan koneksi internet saat melayani pelanggan. Meski mengusung konsep yang sederhana, fitur yang ditawarkan cukup komprehensif, mencakup pencatatan penjualan, manajemen ketersediaan stok, pencetakan struk belanja, hingga rekapitulasi laporan usaha.
Pengembang MemoCash, Verdian Saputra, menjelaskan bahwa aplikasi ini awalnya ditargetkan rilis pada bulan Agustus. “Dalam proses perjalanannya, kami harus melakukan sejumlah perbaikan dan mengatasi beberapa kendala teknis agar aplikasi ini benar-benar siap digunakan,” terangnya.
Verdian menekankan bahwa MemoCash lahir dari riset terhadap kebutuhan riil pelaku UMKM. Banyak pengusaha kecil yang ingin beralih ke kasir digital namun kerap terkendala oleh sistem operasional yang terlampau rumit. Oleh karena itu, kesederhanaan antarmuka menjadi nilai jual utama aplikasi ini, memungkinkan pengguna mengelola seluruh fungsi dasar bisnisnya hanya dari satu layar.
Melalui kehadiran inovasi lokal ini, diharapkan para pelaku UMKM, khususnya di Bontang, dapat mulai membangun kebiasaan tertib administrasi dan pembukuan. Dukungan masyarakat pun terus mengalir, mengingat sistem pencatatan stok dan penjualan yang rapi akan sangat membantu para pemilik usaha dalam mengevaluasi serta mengembangkan skala bisnis mereka ke depannya.(kW)

