Kutai TimurPemerintahan

Dispora Kutim Hadirkan Inovasi “SI OLGA”, Wujudkan Satu Data Keolahragaan Daerah

223
×

Dispora Kutim Hadirkan Inovasi “SI OLGA”, Wujudkan Satu Data Keolahragaan Daerah

Share this article

​KUTAI TIMUR – Dalam upaya memajukan dan menata sektor olahraga di daerah, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meluncurkan sebuah program inovatif bernama SI OLGA (Sistem Informasi Olahraga).

​Mewakili Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan, Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kutim, Muhammad Wily Herdyanur, S.Sos., menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam mengelola basis data olahraga di Kutai Timur.

​”SI OLGA adalah sebuah sistem informasi berbasis web yang di dalamnya memuat informasi komprehensif tentang data keolahragaan. Sistem ini hadir sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan data sumber daya dan organisasi olahraga untuk berbagai kepentingan, sekaligus menjadi acuan penting dalam pengambilan kebijakan pembangunan keolahragaan daerah,” jelas Wily.

​Melalui kehadiran SI OLGA, Dispora Kutim menargetkan pengembangan sistem data yang terintegrasi secara utuh sebagai ‘Satu Data Keolahragaan Kutai Timur’. Wily memaparkan, keberadaan sistem informasi ini akan sangat membantu pemerintah dan stakeholder olahraga daerah dalam melakukan pemetaan potensi daerah, baik itu potensi atlet maupun para pelaku olahraga.

​”Dengan data yang terintegrasi, proses penyaluran berbagai program pemerintah akan lebih tepat sasaran. Ini mencakup pemberian bantuan pendanaan, bantuan sarana dan prasarana olahraga, program pembinaan dan pengembangan olahraga, hingga pemberian penghargaan kepada atlet berprestasi,” terangnya.

​Selain bermanfaat bagi pemangku kebijakan, SI OLGA juga dirancang untuk mempermudah akses data keolahragaan bagi masyarakat luas dan industri olahraga. Namun, Wily menekankan bahwa keberhasilan inovasi ini sangat bergantung pada partisipasi aktif dari berbagai pihak.

​”Oleh karena itu, kita berharap adanya dukungan penuh dari seluruh peserta, semua stakeholder baik dari organisasi, lembaga, badan, maupun akademisi olahraga untuk bekerja sama menyajikan data tenaga dan organisasi keolahragaan secara valid,” harap Wily.

​Di akhir penjelasannya, Wily kembali menegaskan bahwa aplikasi ini sangat membutuhkan kerja sama dan suplai data dari semua pihak terkait. “Inovasi ini memerlukan sinergitas semua pihak demi satu tujuan utama, yaitu memaksimalkan pembangunan keolahragaan di Kabupaten Kutai Timur,” pungkasnya.(ADV/Diskominfo Kutim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *