
SANGATTA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Komisariat Kutai Timur (Kutim) membawa pulang dua penghargaan dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur. Selain meraih Juara I Stan Expo Perusahaan Terbaik pada Pekan Raya Kutim Expo 2026, GAPKI juga mendapat apresiasi atas partisipasinya sebagai sponsor kegiatan hari jadi daerah tersebut.
Penghargaan sponsorship diserahkan langsung oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman pada malam puncak perayaan HUT ke-27 Kutim di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Sabtu (24/10/2026) malam.
Ketua Komisariat GAPKI Kutim menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutim atas apresiasi yang diberikan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi GAPKI untuk terus terlibat dalam berbagai kegiatan daerah.
“Harapannya kami bisa terus berkontribusi dan berpartisipasi dalam kegiatan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur,” ujarnya.
Ia mengaku tidak menyangka GAPKI dapat meraih dua penghargaan sekaligus tahun ini. Capaian tersebut, katanya, tidak terlepas dari dukungan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam GAPKI Komisariat Kutim.
Namun, keterlibatan GAPKI dalam perayaan HUT Kutim tidak hanya sebatas mengikuti pameran dan mendukung kegiatan pemerintah. Organisasi pengusaha sawit tersebut juga menggelar edukasi mengenai produk turunan kelapa sawit sekaligus membagikan 1.000 liter minyak goreng gratis kepada masyarakat.
Minyak goreng dipilih karena menjadi salah satu produk sawit yang dekat dengan kebutuhan rumah tangga. Melalui kegiatan ini, GAPKI ingin berbagi sekaligus memperkenalkan pemanfaatan kelapa sawit yang selama ini hadir dalam berbagai produk sehari-hari.
Sejumlah perusahaan turut berpartisipasi dalam penyediaan minyak goreng tersebut, di antaranya grup Sinarmas, Astra Agro Lestari, GAWI, Gunta Samba, Palma Serasih, Teladan Prima Agro, DSN Group, serta perusahaan yang tergabung dalam Agrobisnis Club Kutim.
Minyak goreng dari berbagai perusahaan itu dihimpun untuk kemudian dibagikan kepada pengunjung Expo melalui program hadiah gratis.
Tak hanya minyak goreng, pengunjung juga mendapat edukasi mengenai berbagai produk turunan kelapa sawit, mulai dari pasta gigi, sabun, losion hingga krimer. Edukasi tersebut memperlihatkan bahwa pemanfaatan sawit tidak terbatas pada minyak goreng, tetapi juga menjadi bahan baku beragam produk yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Komisariat GAPKI Kutim mengatakan, hubungan antara perusahaan dan masyarakat perlu terus dirawat melalui komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut mencakup berbagai bidang, termasuk peningkatan ekonomi masyarakat dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kutai Timur. Selama ini industri dan perkebunan kelapa sawit bisa berjalan berdampingan dengan masyarakat. Kami juga aktif berkolaborasi dalam peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk penanganan karhutla di wilayah masing-masing,” katanya.
Sementara itu, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi para sponsor yang telah mendukung rangkaian perayaan HUT ke-27 Kutim. Dukungan dunia usaha dinilai menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan daerah yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan yang beroperasi di Kutai Timur terus diperkuat. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung dalam kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
GAPKI Kutim pun berharap keterlibatan dalam berbagai kegiatan daerah dapat terus berlanjut. Dengan kolaborasi bersama pemerintah dan masyarakat, keberadaan industri kelapa sawit diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas bagi Kabupaten Kutai Timur.(HB)

