Kutai Timur

PADes Desa Tepian Langsat Tertinggi di Kaltim, Kemendagri RI Berikan Apresiasi

435
×

PADes Desa Tepian Langsat Tertinggi di Kaltim, Kemendagri RI Berikan Apresiasi

Share this article

SANGATTA – Desa Tepian Langsat di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, mencatatkan prestasi luar biasa dengan meraih Pendapatan Asli Desa (PADes) tertinggi di provinsi. Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI), yang mengakui Desa Tepian Langsat sebagai salah satu contoh terbaik pengelolaan PADes di tingkat nasional.

Menurut data terbaru, PADes Desa Tepian Langsat pada tahun 2020 mencapai Rp 600 juta. Pendapatan tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk kontribusi Koperasi Unit Desa (KUD) Tepian Prima Sawit, penyewaan dump truck untuk pengangkutan Crude Palm Oil (CPO), dan retribusi dari sektor pariwisata, khususnya objek wisata Goa Batu Aji. Pencapaian ini menempatkan Desa Tepian Langsat sebagai percontohan optimalisasi potensi lokal di Kalimantan Timur.

Kepala Desa Tepian Langsat, Zeky Hamzah, menyampaikan rasa syukurnya atas kerja keras yang telah dilakukan seluruh perangkat desa dan masyarakat. “Keberhasilan ini adalah hasil dari kolaborasi semua pihak. Kami berusaha mengelola potensi desa dengan baik agar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Zeky dalam wawancara.

Pengelolaan PADes yang efektif tidak lepas dari pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang berfungsi sebagai pengelola aset dan potensi desa secara profesional. Zeky menjelaskan bahwa BUMDes menjadi tulang punggung ekonomi desa, mendorong kemandirian dan meningkatkan pendapatan warga. “BUMDes adalah ujung tombak pengelolaan PADes kami. Dengan manajemen yang profesional dan transparan, kami berhasil memanfaatkan setiap peluang yang ada,” jelasnya.

Desa Tepian Langsat juga memiliki rencana strategis untuk memperluas sektor pendapatan. Salah satunya adalah pengembangan pariwisata Goa Batu Aji, yang berpotensi menjadi destinasi unggulan. Pemerintah desa sedang menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan fasilitas dan promosi wisata, diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Prestasi ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo tentang pentingnya kemandirian desa melalui pengelolaan potensi lokal. Desa Tepian Langsat membuktikan bahwa dengan kerja sama dan inovasi, desa-desa di Indonesia dapat mencapai kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kemendagri RI menyampaikan apresiasinya terhadap Desa Tepian Langsat yang dinilai mampu memberikan contoh nyata pengelolaan PADes yang transparan, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada masyarakat. “Desa Tepian Langsat adalah inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia. Pengelolaan PADes yang inovatif seperti ini perlu diduplikasi di tempat lain,” ujar salah satu perwakilan Kemendagri.

Dengan pengakuan dari Kemendagri, Desa Tepian Langsat diharapkan terus meningkatkan prestasinya dan menjadi inspirasi bagi desa lain, baik di Kutai Timur maupun di seluruh Indonesia. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa optimalisasi potensi lokal dapat memberikan dampak besar dalam pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *