Berita

Anggota MPR RI Tekankan Peran Konstitusi dalam Memperkuat Persatuan Bangsa di Kutim

434
×

Anggota MPR RI Tekankan Peran Konstitusi dalam Memperkuat Persatuan Bangsa di Kutim

Share this article

SANGATTA — Upaya memperkuat pemahaman kebangsaan terus dilakukan oleh Anggota MPR RI, KH Aus Hidayat Nur, melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Kutai Timur.Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Kegiatan sosialisasi tersebut dipandu oleh H. Akhmad Wasrip S., ST selaku moderator. Dalam pengantarnya, Ketua DPD PKS Kutai Timur itu menegaskan bahwa pemahaman terhadap konstitusi merupakan kunci utama dalam menjaga persatuan nasional sekaligus menentukan arah pembangunan bangsa yang berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, KH Aus Hidayat Nur mengajak peserta untuk memahami secara utuh makna Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Ia menilai, Pembukaan UUD 1945 bukan hanya landasan hukum, melainkan juga kristalisasi cita-cita dan nilai luhur para pendiri bangsa yang menjadi pedoman dalam kehidupan bernegara.

Ia menjelaskan, tujuan bernegara yang termuat dalam Pembukaan UUD 1945 mencakup perlindungan terhadap seluruh rakyat Indonesia, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, serta terwujudnya keadilan sosial. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik oleh penyelenggara negara maupun masyarakat.

Lebih lanjut, KH Aus menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI—Pancasila, UUD Negara RI Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia—merupakan satu kesatuan yang saling menguatkan dan tidak dapat dipisahkan. Keempat pilar tersebut menjadi fondasi kokoh dalam menjaga keutuhan dan keberagaman bangsa Indonesia.

Ia juga mengajak masyarakat Kutai Timur untuk mensyukuri karunia memiliki dasar negara dan konstitusi yang kuat. Dengan pemahaman yang baik terhadap Empat Pilar, ia meyakini kesadaran kebangsaan dan nilai-nilai demokrasi akan semakin mengakar di tengah masyarakat.

Melalui sosialisasi ini, KH Aus Hidayat Nur berharap masyarakat dapat menjadikan Pembukaan UUD 1945 sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak. Ia optimistis, penguatan pemahaman konstitusi akan menjadi modal penting dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera secara berkelanjutan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *