
SANGATTA – Sekretaris Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT), Asdar Odding, resmi menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua AJKT pada Musyawarah Besar (Mubes) IV yang akan digelar Sabtu, 27 Juni 2026. Ia akan bertarung untuk memimpin organisasi profesi jurnalis tersebut pada masa bakti 2026–2029.
Pencalonan Asdar menjadi bagian dari komitmennya untuk membawa AJKT semakin maju, sekaligus memperkuat peran jurnalis dalam mendukung perkembangan dunia pers di Kabupaten Kutai Timur.
Dalam keterangannya, Asdar menegaskan bahwa keputusannya maju bukan semata-mata didorong oleh ambisi pribadi, melainkan keinginan untuk menghadirkan perubahan positif bagi organisasi. Menurutnya, AJKT harus mampu menjadi organisasi yang semakin solid, profesional, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.
“Tentu banyak yang ingin saya perbuat untuk AJKT. Namun yang paling utama, saya ingin AJKT menjadi wadah yang lebih solid, profesional, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota,” ujar Asdar, Jumat (26/6/2026).
Ia menilai organisasi jurnalis memiliki peran strategis dalam menjaga profesionalisme, independensi, dan kualitas pemberitaan. Karena itu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu program prioritas yang akan didorong apabila mendapat amanah memimpin AJKT.
Menurut Asdar, pelaksanaan pelatihan jurnalistik secara berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan kapasitas anggota agar mampu mengikuti perkembangan dunia media yang terus berubah. Di sisi lain, ia juga ingin memperkuat solidaritas internal sehingga AJKT benar-benar menjadi rumah bersama bagi seluruh jurnalis di Kutai Timur.
Selain fokus pada pengembangan organisasi, Asdar berkomitmen membangun sinergi yang baik dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Namun, ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut tetap harus mengedepankan independensi pers sebagai prinsip utama profesi jurnalistik.
“Hubungan yang baik dengan semua pihak penting untuk mendukung kemajuan organisasi. Namun independensi pers tetap menjadi harga mati yang harus dijaga,” tegasnya.
Menjelang pelaksanaan Mubes IV AJKT, dukungan terhadap pencalonan Asdar mulai mengalir dari sejumlah anggota. Mereka berharap kepemimpinan baru nantinya mampu menghadirkan pembaruan, menghidupkan kembali berbagai program organisasi, serta meningkatkan daya saing AJKT sebagai organisasi profesi yang adaptif terhadap tantangan zaman.
Musyawarah Besar IV AJKT sendiri akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi untuk tiga tahun ke depan, sekaligus memilih nahkoda baru yang diharapkan mampu membawa AJKT semakin maju, profesional, dan semakin berkontribusi bagi perkembangan dunia jurnalistik di Kutai Timur.(*)

