
Samarinda, Kalimantan Timur – Olahraga sepak takraw di Kalimantan Timur mendapat angin segar dengan terbentuknya Asosiasi Club Sepak Takraw Kalimantan Timur. Organisasi ini hadir sebagai wadah bagi klub-klub sepak takraw di provinsi ini untuk semakin berkembang dan meningkatkan prestasi di kancah nasional.
Pembentukan asosiasi ini digagas oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai kabupaten dan kota, termasuk H. Hamzah dari Kabupaten Paser, Hendrik dari Kabupaten Kutai Barat, serta Samsul dari Kota Bontang. Mereka bersepakat untuk membentuk asosiasi yang mampu menyatukan klub-klub sepak takraw demi kemajuan olahraga ini di Kalimantan Timur.
H. Hamzah, yang merupakan mantan atlet dan kini aktif sebagai pelatih, menyambut positif terbentuknya organisasi antar klub ini. Ia berharap asosiasi ini bisa menjadi sarana bagi atlet-atlet muda untuk berkembang. Hendrik, selaku Ketua Sepak Takraw Kecamatan Bongan, juga optimistis bahwa organisasi ini dapat melahirkan prestasi sepak takraw yang lebih gemilang di masa mendatang.
Sementara itu, Rahman, salah satu inisiator dan pendiri asosiasi, menegaskan bahwa asosiasi ini akan berperan sebagai mitra strategis bagi Persatuan Sepak Takraw Provinsi Kalimantan Timur (PSTI Kaltim). Ia berharap keberadaan asosiasi ini mampu mempercepat pengembangan serta peningkatan prestasi sepak takraw di Kalimantan Timur maupun di tingkat nasional.
Sebagai langkah awal, asosiasi ini akan melakukan penguatan organisasi serta inventarisasi klub-klub sepak takraw yang ingin bergabung. Selain itu, mereka berencana untuk melakukan audiensi dengan KONI Kalimantan Timur guna mempertanyakan keberlanjutan kepengurusan Pengprov PSTI Kaltim yang diduga telah habis masa jabatannya.
Dengan terbentuknya Asosiasi Club Sepak Takraw Kalimantan Timur, diharapkan olahraga sepak takraw di provinsi ini semakin maju dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional.


