
SANGATTA — Ikatan Alumni Himpunan Pelajar Mahasiswa Kutai Timur (IKA HIPMA-KT) menggelar audiensi resmi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Timur pada Kamis (27/8/2026) pukul 15.27 WITA.
Ketua Umum IKA HIPMA-KT, Arief, menjelaskan bahwa pertemuan ini difokuskan untuk menyelaraskan visi program kerja serta menjalin kerja sama strategis di bidang pembangunan dan pengawasan ketenagakerjaan, khususnya bagi para alumni pelajar dan mahasiswa asal Kutai Timur.
Aleks Bajo, turut soroti tantangan ketenagakerjaan di Kutai Timur yang didominasi sektor pertambangan dan perkebunan. Ia mempertanyakan transparansi data tenaga kerja di perusahaan-perusahaan Kutim, mengingat banyaknya pekerja dari luar daerah sementara alumni lokal masih minim terserap.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Disnakertrans Kutim menjelaskan bahwa regulasi ketenagakerjaan telah diatur melalui Perda dan Pergub dengan acuan utama kualifikasi keahlian (soft skill). Kendati demikian, Disnakertrans berkomitmen terus menggelar pelatihan bagi pemuda lokal agar daya saing mereka tidak tertinggal dari tenaga kerja luar.
Menyambut komitmen tersebut, Arief menegaskan kesiapan IKA HIPMA-KT untuk menjadi mitra strategis Disnakertrans dalam merancang program pelatihan ke depan.
Pengurus IKA HIPMA-KT pun sepakat untuk mengagendakan audiensi lanjutan bersama Kepala Disnakertrans Kutim guna mematangkan kemitraan tersebut serta mendorong ruang komunikasi yang transparan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.(Kw)

