Berita

Bupati Kutai Timur Tekankan Peran Strategis Musala dalam Pembinaan Umat Saat Isra Mikraj di Tenggarong

430
×

Bupati Kutai Timur Tekankan Peran Strategis Musala dalam Pembinaan Umat Saat Isra Mikraj di Tenggarong

Share this article

TENGGARONG – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya optimalisasi fungsi rumah ibadah sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan nilai sosial kemasyarakatan saat menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Musala Mi’rajul Mukminin, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (10/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah Sulaiman sekaligus meresmikan Musala Mi’rajul Mukminin yang baru selesai dibangun. Ia berharap keberadaan musala ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang edukasi keagamaan, silaturahmi, serta pembinaan karakter umat di lingkungan sekitar.

“Momentum Isra Mikraj mengajarkan kita tentang pentingnya shalat, akhlak, dan kepedulian sosial. Musala harus hadir sebagai pusat pembinaan umat yang menumbuhkan persaudaraan dan keharmonisan masyarakat,” ujar Ardiansyah dalam tausiahnya di hadapan jamaah.

Ia menambahkan, rumah ibadah memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang religius sekaligus berdaya secara sosial. Oleh karena itu, pengelolaan musala perlu diarahkan agar mampu menjawab kebutuhan umat, khususnya dalam pembinaan generasi muda.

Peresmian Musala Mi’rajul Mukminin ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Kutim, disaksikan tokoh agama, panitia pembangunan, dan masyarakat setempat. Nama Mi’rajul Mukminin dipilih sebagai simbol harapan agar musala ini menjadi sarana peningkatan keimanan, ketakwaan, dan kualitas spiritual umat.

Ketua Panitia Pembangunan Musala, H Isnur, menjelaskan bahwa musala tersebut dibangun di atas lahan wakaf keluarga besar Ardiansyah Sulaiman dengan ukuran bangunan 9 x 9 meter. Pembangunan dilakukan secara swadaya melalui dukungan dan donasi masyarakat serta para dermawan, mencerminkan kuatnya semangat gotong royong warga.

Ke depan, pengelola musala telah merencanakan pengembangan fasilitas berupa pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan rumah tahfidz Al-Qur’an di bagian belakang musala. Program ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda agar lebih dekat dengan Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman sejak dini.

Selain itu, berbagai kegiatan keagamaan seperti majelis taklim bulanan dan pelatihan kaligrafi juga akan digelar secara rutin guna menghidupkan aktivitas musala serta menumbuhkan kreativitas jamaah.

Warga Loa Ipuh menyambut baik kehadiran Bupati Kutim dalam kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan terhadap penguatan fungsi rumah ibadah.

Peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah pun ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, kedamaian, serta harapan agar Musala Mi’rajul Mukminin menjadi pusat pembinaan spiritual dan persatuan umat.(Ns)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *