
KUTAI TIMUR – Kawasan olahraga Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersiap menjadi saksi kemeriahan panggung hiburan berskala masif. Pada tanggal 3 Oktober 2026 mendatang, kawasan ini akan diguncang oleh penampilan grup band legendaris Indonesia, Slank.
Konser musik yang merupakan inisiasi dari komunitas Rame-Rame Fest 2026 ini diyakini akan menyedot animo ribuan masyarakat Kutim dan sekitarnya. Mengantisipasi lonjakan pengunjung yang luar biasa tersebut, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Olahraga di bawah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim terus mematangkan berbagai persiapan ekstra di lapangan.
Kepala UPT Sarpras Olahraga Dispora Kutim, Hadri Nirwan, menegaskan bahwa kawasan yang dikelolanya kini semakin multifungsi dan mumpuni untuk memfasilitasi gelaran seni budaya berskala besar. Untuk menjamin kelancaran konser dan kenyamanan ribuan Slankers, pihaknya tengah fokus merampungkan pembenahan menyeluruh di berbagai sektor, baik area dalam maupun luar ruangan.

Di area fasilitas dalam, tim UPT turun langsung memastikan kelancaran distribusi air bersih serta menjaga standar kebersihan toilet umum, yang perannya sangat vital dalam acara yang melibatkan massa berjumlah besar. Selain itu, ketersediaan suplai listrik juga dipastikan aman agar mampu menopang kebutuhan daya untuk tata suara (sound system) dan tata cahaya panggung dari pihak penyelenggara.
Sementara itu, untuk penataan luar ruangan (outdoor), para petugas kebersihan secara intensif melakukan pembersihan area secara masif.
”Penataan luar ruangan yang sedang kami kerjakan mencakup pembersihan area secara menyeluruh, pemotongan rumput pelataran, serta pemasangan elemen pendukung seperti umbul-umbul dan pendirian tenda sarnafil,” jelas Hadri.

Hadri menambahkan, ketersediaan tenaga kerja di lapangan saat ini dinilai sudah sangat mencukupi dan solid untuk menangani persiapan konser sebesar ini. Guna memastikan tidak ada detail teknis yang terlewat, ia juga menerapkan sistem pengawasan disiplin dengan menggelar pengarahan dan evaluasi tim secara rutin setiap hari seusai jam kerja. Langkah ini diambil agar kawasan olahraga Kutim benar-benar prima dan siap menyambut kemeriahan puncak pada 3 Oktober nanti.(ADV/Diskominfo Kutim)

