
SAMARINDA – Ketua Umum ORADO Kutai Timur, Johar, menegaskan komitmennya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) wasit di daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pembinaan olahraga domino di Kutai Timur agar semakin terarah dan profesional.
Sebanyak 20 peserta dari Kutai Timur mengikuti Training of Referee (TOR) Wasit Domino se-Kalimantan Timur di Samarinda. Johar berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan meraih lisensi wasit nasional.
“Mudah-mudahan 20 yang kita kirim untuk mengikuti pelatihan wasit nasional di Samarinda ini lulus semuanya untuk menjadi wasit nasional,” ujar Johar.
Ia berharap peserta yang telah mengikuti pelatihan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh, terutama mengenai aturan dan tata kelola pertandingan, sehingga dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan ORADO di Kutai Timur.
“Ke depannya bisa mengaplikasikan apa yang didapat selama dua hari ini di Samarinda untuk menyebarkan kompetensi referee atau tata aturan pertandingan di seluruh Kabupaten Kutai Timur, khususnya di Sangatta,” katanya.
Menurut Johar, penguatan SDM wasit juga tidak dapat dipisahkan dari upaya pembinaan atlet. Keberadaan wasit yang memiliki kompetensi dan pemahaman aturan pertandingan dinilai penting dalam menciptakan kompetisi yang berkualitas.
“Untuk mencetak atlet-atlet dari junior, senior, pasarnya juga pada sekolah-sekolah SMP, SMA, dan perguruan tinggi,” jelasnya.
Selain untuk memperkuat pembinaan di tingkat daerah, Johar menargetkan para wasit asal Kutai Timur dapat berkiprah pada ajang yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Untuk persiapan Porprov dan PON, mudah-mudahan juga wasit nasional ini ada yang terpilih menjadi wasit nasional PON nanti,” ungkapnya.
Tidak berhenti pada level nasional, Johar bahkan berharap ada perwakilan Kutai Timur yang mampu mencapai jenjang International Referee.
“Harapan terbesarnya adalah ada salah satu perwakilan dari Kutai Timur, baik putra maupun putri, untuk bisa lulus nantinya menjadi International Referee,” tambah Johar.
Ia juga menyebut kesiapan wasit tersebut menjadi bagian dari persiapan ORADO Kutai Timur menghadapi Piala Panglima Open Tournament yang dijadwalkan berlangsung pada 27 September 2026.
“Selain itu, ini juga untuk persiapan tanggal 27 September nanti dalam menyambut dan menyukseskan Piala Panglima dalam rangka HUT TNI yang ke-81. Piala Panglima Open Tournament ini digelar dalam rangka pemecahan rekor MURI nasional,” pungkasnya.(Kw)

