Berita

Kasmidi Bulang Ditunjuk Jadi Plt Ketua Askab PSSI Kutim, Siap Lanjutkan Pembinaan Sepak Bola

616
×

Kasmidi Bulang Ditunjuk Jadi Plt Ketua Askab PSSI Kutim, Siap Lanjutkan Pembinaan Sepak Bola

Share this article

SAMARINDA – Nama Kasmidi Bulang memang tak bisa dipisahkan dari dunia sepak bola di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Setelah menuntaskan masa jabatannya sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kutim periode 2021–2025 pada awal tahun ini, Wakil Bupati Kutim dua periode itu kembali dipercaya memimpin organisasi yang membidani pembinaan sepak bola daerah tersebut. Namun kali ini bukan sebagai ketua definitif, melainkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Askab PSSI Kutim.

Penunjukan Kasmidi sebagai Plt dilakukan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalimantan Timur, mengingat posisinya sebagai salah satu Exco Asprov PSSI Kaltim. Dalam menjalankan roda organisasi, Kasmidi akan didampingi dua anggota, yakni Fajrian Nur Darmansyah—yang juga Exco Asprov PSSI Kaltim—serta Riang Kurniawan, fungsionaris Askab PSSI Kutim. Nama Fajrian sebelumnya sempat menjabat Plt Ketua Askab PSSI Kutim beberapa bulan, setelah Kasmidi mengakhiri masa jabatannya di periode pertama.

Fajrian menjelaskan, pengangkatan Kasmidi sebagai Plt Ketua Askab PSSI Kutim tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Asprov PSSI Kaltim Nomor: 19/SK/PSSI-Kaltim/IX/2025, bertanggal 4 September 2025. SK tersebut ditandatangani Sekretaris Umum PSSI Kaltim Supono, atas nama Ketua Umum PSSI Kaltim HM Said Amin.

Menurut Fajrian, penunjukan Kasmidi merupakan langkah praktis sekaligus strategis agar pembinaan sepak bola di Kutim tetap berjalan konsisten sesuai program yang telah disusun sebelumnya.

“Pengalaman beliau (Kasmidi) sebagai pengurus sepak bola di Kutim menjadi alasan utama Ketua Umum memberikan mandat. Kami berharap program pembinaan yang sudah disusun tetap berjalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keputusan Asprov menunjuk Plt di sejumlah Askab/Askot merupakan konsekuensi dari perubahan statuta PSSI yang disahkan pada kongres tahunan beberapa waktu lalu. Sejumlah pengurus daerah, termasuk Kutim, mengalami kekosongan kepemimpinan karena masa jabatan habis bersamaan dengan diberlakukannya aturan baru tersebut.

“Jadi kondisinya semacam force majeure. Karena itu, Plt dan dua anggota yang ditunjuk punya salah satu tugas utama: mempersiapkan kongres untuk memilih pengurus definitif,” tegas Fajrian.

Kasmidi sendiri dikenal luas sebagai tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap perkembangan sepak bola Kutim. Bukan hanya karena jabatannya sebagai wakil bupati, tetapi juga karena kiprahnya yang nyata dalam pembinaan dan prestasi.

Di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua Askab periode 2021–2025, sepak bola Kutim mencatat dua prestasi besar:

Persikutim U-13 tampil sebagai juara 1 Piala Suratin U-13 Putaran Nasional 2024, menjadi satu-satunya wakil Kalimantan Timur yang menjuarai ajang tersebut.

“Target kami berikutnya tentu mempertahankan medali emas sepak bola Kutim pada Porprov Kaltim di Paser tahun depan (2026),” tegas Kasmidi.

Ia menjelaskan, usai menerima SK penunjukan, ada beberapa agenda penting yang segera dijalankan. Di antaranya:

Pembenahan administrasi organisasi dan pendataan pemain binaan di level klub.

Pelaporan resmi penunjukan Plt ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim.

Melanjutkan pelaksanaan kompetisi lokal, termasuk program pembinaan yang telah dirancang sebelumnya.

Selain itu, Kasmidi juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan manajemen Borneo FC, klub asal Kaltim yang berlaga di Liga 1 Indonesia.

“Kami ingin membuka peluang agar Kutim bisa menjadi salah satu daerah pencarian bakat pemain muda. Potensi sepak bola kita besar, dan banyak talenta lokal yang bisa bersaing di level nasional,” ungkapnya.

Agenda utama lainnya yang akan disiapkan adalah pelaksanaan kongres Askab PSSI Kutim, sebagai langkah menuju terbentuknya kepengurusan definitif.

Penunjukan Kasmidi Bulang sebagai Plt Ketua Askab PSSI Kutim menjadi sinyal kuat bahwa semangat membangun sepak bola Kutim tidak pernah padam. Dengan pengalaman dan komitmennya, publik menanti kelanjutan prestasi emas yang telah ditorehkan sebelumnya.(Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *