Berita

Ketua KONI Kutim Dorong Cabor Cricket Terus Berprestasi di BK Porprov Paser 2025

557
×

Ketua KONI Kutim Dorong Cabor Cricket Terus Berprestasi di BK Porprov Paser 2025

Share this article

SANGATTA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), H. Rudi Hartono, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembinaan cabang olahraga (cabor) di daerah, termasuk Cricket, agar mampu berprestasi lebih tinggi di ajang Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Paser 2025.

Hal itu disampaikan Rudi Hartono saat menghadiri pelepasan tim Cricket Kutim yang digelar di halaman Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutim, Jumat (7/11/2025). Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, serta Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kutim, Ahmad Firdaus, bersama para pengurus dan pelatih.

Dalam arahannya, Rudi Hartono menegaskan bahwa olahraga Cricket bukanlah cabang baru di Kutai Timur. Bahkan, Kutim merupakan salah satu daerah pertama di Kalimantan Timur yang mengembangkan olahraga asal Inggris ini.

“Cricket di Kutai Timur sudah ada sejak lama, bahkan lebih dulu berkembang dibanding kabupaten/kota lain di Kaltim. Pada Porprov Berau lalu, tim Cricket Kutim berhasil meraih dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Bahkan di PON Sumatera, atlet Kutim memperkuat tim Cricket Kalimantan Timur dan sukses menyumbangkan medali,” ujar Rudi.

Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa Cricket Kutim telah menjadi salah satu cabang olahraga andalan yang berpotensi besar mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. Ia pun berkomitmen memperkuat sistem pembinaan bersama pemerintah daerah melalui program Training Center (TC) dan try-out berkelanjutan menjelang Porprov 2026.

“Kami bersama Dispora Kutim bertekad memperkuat pembinaan atlet. Jika sebelumnya Cricket mampu membawa pulang dua emas, kami optimistis ke depan hasilnya akan lebih baik dengan dukungan penuh dari pengurus, pelatih, dan semangat para atlet muda Kutim,” tegasnya.

Rudi juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutim, khususnya Dispora, yang terus konsisten memberikan perhatian terhadap kemajuan olahraga di daerah. Ia menilai kolaborasi antara KONI, Dispora, dan cabang olahraga menjadi kunci penting dalam mencapai target besar yang telah ditetapkan oleh Bupati Kutim.

“Kami diberi target besar, yakni Kutim harus masuk tiga besar di Porprov Paser. Ini bukan hal mudah, tetapi dengan semangat dan kerja keras semua pihak, saya yakin target itu bisa tercapai,” katanya penuh keyakinan.

Sementara itu, Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, yang secara resmi melepas para atlet Cricket Kutim, turut menyampaikan pesan motivasi agar mereka menjaga semangat juang, kekompakan, dan sportivitas selama bertanding.

“Kutai Timur bangga pada kalian. Jaga nama baik daerah, terus berlatih, dan jauhi hal-hal negatif. Tanggung jawab membawa kebanggaan Kutai Timur ada di tangan kalian,” pesannya.

Adapun Ketua Umum PCI Kutim, Ahmad Firdaus, menyebutkan bahwa tim Cricket Kutim mengirim 28 atlet, 2 pelatih, 4 ofisial, dan 1 manajer untuk berlaga di BK Porprov yang berlangsung di Kota Bontang pada 7–13 November 2025.

“Sebelum berangkat, kami sudah menjalani TC selama sepekan di Kaliorang dan seleksi di dua kecamatan, Kaliorang dan Kaubun. Sebagian besar atlet kami masih berstatus pelajar, sisanya sudah bekerja, termasuk guru dan anggota kepolisian,” terang Firdaus.

Dengan dukungan penuh dari KONI dan Dispora Kutim, serta pembinaan berkelanjutan oleh PCI Kutim, tim Cricket optimistis mampu menorehkan hasil terbaik di BK Porprov Paser 2025 dan melangkah ke putaran utama Porprov.

Pelepasan ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga simbol semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, KONI, dan insan olahraga Kutim dalam mengharumkan nama Bumi Tuah Etam. Dengan semangat “Sportivitas Tanpa Batas, Prestasi untuk Kutai Timur,” para atlet Cricket siap berjuang membawa pulang kebanggaan bagi daerah tercinta. (AM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *