Berita

Mulyono (Disdikbud Kutim) Buka Talk Show Hari Santri: Harap Universitas Muhammadiyah Berdiri di Kutim

444
×

Mulyono (Disdikbud Kutim) Buka Talk Show Hari Santri: Harap Universitas Muhammadiyah Berdiri di Kutim

Share this article

SANGATTA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mulyono, mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman, secara resmi membuka kegiatan Talk Show Serba-Serbi Mondok Santri dan Jejak Peradaban Islam. Acara yang merupakan puncak rangkaian peringatan Hari Santri Nasional oleh Pesantren MBS (Muhammadiyah Boarding School) Putri Kutim ini digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutim, Minggu (9/11/2025).

Dalam sambutannya, Mulyono menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Pesantren MBS Putri. Ia berharap rangkaian acara edukatif tersebut dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Kutim.

“Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena pada hari ini bisa hadir di tempat ini dalam rangka melaksanakan dan mengikuti rangkaian kegiatan memperingati Hari Santri. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberi manfaat kebaikan untuk kita yang mengikuti, tentunya juga bagi kemajuan pendidikan di Kutim,” ucapnya, menegaskan komitmen Disdikbud mendukung kegiatan positif yang memajukan wawasan keislaman dan pendidikan lokal.

Mulyono turut menjelaskan bahwa ketidakhadiran Bupati disebabkan agenda yang berbenturan, dan ia sendiri harus membagi waktu secara ketat mengingat padatnya kegiatan resmi pada hari itu.

Pada kesempatan tersebut, Mulyono secara khusus memberikan penghargaan atas peran besar dan kontribusi menyeluruh Muhammadiyah di Kutim. Organisasi ini tidak hanya bergerak di sektor pendidikan formal dengan berbagai jenjang sekolahnya, tetapi juga telah melebarkan sayap ke sektor kesehatan melalui Rumah Sakit Al-Shifa.

Mulyono lantas menyuarakan harapan yang ambisius terkait masa depan pendidikan Muhammadiyah di daerah tersebut.

“Mudah-mudahan tidak berhenti sampai di SMP atau SMA. Mudah-mudahan nanti ke depan akan berdiri juga Universitas Muhammadiyah di Kutim,” ungkapnya, menandakan dukungan Pemkab terhadap peningkatan jenjang pendidikan tinggi Islam.

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Ar Raihana MBS Putri, Uztazah Naila M Tazkiyyah, melaporkan bahwa Talk Show ini adalah bagian integral dari peringatan Hari Santri, menyusul suksesnya Lomba Majalah Dinding (Mading) yang digelar sehari sebelumnya.

Lomba Mading tersebut melibatkan 31 tim dari berbagai jenjang pendidikan, fokus pada upaya mengasah kreativitas sambil memperluas wawasan sejarah Islam:

  • Tingkat SD: Mengangkat tema seputar Negara Islam (nuansa Islami).
  • Tingkat SMP: Berfokus pada pembahasan Daulah-Daulah Islamiyah, mulai dari Khulafa’ur Rasyidin hingga akhir Khilafah Utsmaniyah era Sultan Abdul Hamid II.

Uztazah Naila secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kutim, khususnya Disdikbud yang dipimpin Mulyono, atas dukungan penuh yang memungkinkan pengembangan Pesantren MBS Putri Kutim. (Adv/Hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *