Berita

Pergantian Danlanal Sangatta, Pemkab Kutim Tekankan Penguatan Keamanan Maritim dan Desa Pesisir

430
×

Pergantian Danlanal Sangatta, Pemkab Kutim Tekankan Penguatan Keamanan Maritim dan Desa Pesisir

Share this article

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi pertahanan dan pembangunan wilayah pesisir seiring pergantian kepemimpinan di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sangatta. Hal tersebut mengemuka dalam acara pisah sambut Komandan Lanal Sangatta yang digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kamis (8/1/2026) malam.

Jabatan Danlanal Sangatta resmi beralih dari Letkol Laut (P) Fajar Yuswantoro kepada Letkol Laut (P) Yahya Junarko. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai refleksi atas peran strategis TNI AL dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendorong kemajuan desa-desa pesisir di Kutai Timur.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menilai, kepemimpinan Letkol Laut (P) Fajar Yuswantoro telah memberikan kontribusi nyata, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

“Selama bertugas, Pak Fajar aktif membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Kehadirannya dirasakan hingga wilayah pesisir dan pedalaman,” ujar Ardiansyah.

Ia juga menyinggung keberhasilan sejumlah program berbasis kemaritiman, khususnya Kampung Bahari Nusantara (KBN), yang dinilai mampu membangkitkan potensi desa pesisir, mulai dari sektor ekonomi hingga pariwisata.

“Program KBN memberi dampak positif bagi desa-desa pesisir seperti Pulau Miang, Sekerat, dan Selangkau. Semangat masyarakat tumbuh, dan potensi daerah mulai tergarap lebih optimal,” jelasnya.

Kepada Danlanal Sangatta yang baru, Bupati Ardiansyah memaparkan karakteristik Kutai Timur sebagai daerah dengan garis pantai panjang dan potensi sumber daya alam yang besar. Ia menekankan pentingnya peran TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah laut sebagai penopang aktivitas ekonomi daerah.

“Dengan garis pantai yang membentang dari Bontang hingga Berau, Kutim membutuhkan pengamanan laut yang kuat. Sinergi ini sangat penting untuk mendukung pembangunan dan investasi,” tegasnya.

Sementara itu, Letkol Laut (P) Fajar Yuswantoro menyampaikan kesan mendalam selama menjalani penugasan di Sangatta. Ia menyebut Kutai Timur sebagai daerah yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidup dan keluarganya.
“Kutim adalah rumah kedua bagi kami. Keluarga kami tumbuh dan beradaptasi di sini, dan itu menjadi kenangan yang tidak terlupakan,” ungkapnya.

Ia juga memastikan bahwa selama masa jabatannya, kondisi keamanan wilayah kerja Lanal Sangatta yang meliputi Kutai Timur dan Kota Bontang berada dalam situasi aman dan kondusif.

“Alhamdulillah, stabilitas wilayah terjaga dengan baik dan tidak ada pelanggaran menonjol dari prajurit,” katanya.

Letkol Fajar selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Komandan Satuan Pertahanan Pantai (Dansathantai) Kodaeral XIII Koarmada RI. Meski berpindah tugas, ia mengaku tetap memiliki ikatan emosional dengan Kalimantan.
Di sisi lain, Letkol Laut (P) Yahya Junarko menyampaikan penghargaan atas capaian yang telah ditorehkan pendahulunya. Ia berkomitmen melanjutkan dan meningkatkan kinerja Lanal Sangatta melalui kolaborasi yang erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami siap melanjutkan sinergi yang telah terbangun. Dukungan Forkopimda dan masyarakat sangat kami harapkan agar tugas dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi awal penguatan kerja sama antara Lanal Sangatta dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam menjaga keamanan wilayah laut, mendorong pembangunan pesisir, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Ns)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *