
SANGATTA, KUTAI TIMUR — Cabang olahraga Federasi Savate Indonesia (FSI) Cabang Kutai Timur resmi bergabung menjadi bagian dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Timur.
Kepastian ini didapat usai Tim Verifikasi KONI Kutai Timur melakukan verifikasi faktual secara langsung ke Sekretariat FSI Kutai Timur di Perumahan Aras, Sangatta Utara, pada 10 Agustus 2026 lalu.
Bergabungnya FSI ke KONI mengacu pada Surat Keputusan Nomor 007/Kep/Kaltim/Savate/2026 yang diterbitkan oleh Pengurus FSI Provinsi Kalimantan Timur. SK tersebut mengesahkan susunan kepengurusan FSI Kutai Timur untuk masa bakti 2026–2030 yang kini dipimpin oleh M. Ikhsan sebagai Ketua Umum, didampingi M. Riki sebagai Sekretaris Umum dan Irmawanto sebagai Bendahara Umum.
Masuknya FSI ke dalam keluarga besar KONI menjadi momentum bersejarah bagi pengembangan olahraga beladiri tersebut di wilayah Kutai Timur. Sebelumnya, FSI Kutai Timur tergolong aktif menjalankan agenda organisasi, mulai dari pelantikan pengurus, rapat kerja, hingga sukses menggelar ajang Savate Kutim Championship 2026 yang diikuti lebih dari 100 peserta.

Kesiapan FSI Kutai Timur dalam memperkuat ekosistem olahraga ini juga dibuktikan dengan hadirnya dua klub resmi yang sudah mengantongi SK kepengurusan, yakni Sasana SAVATE Combat Sport dan Sasana Hidayatullah Fighting Club.
Ketua Umum FSI Kutai Timur, M. Ikhsan, mengungkapkan bahwa peresmian ini merupakan amanah besar untuk meningkatkan tata kelola organisasi sekaligus kualitas pembinaan atlet. Ia menegaskan bahwa bergabungnya FSI sebagai anggota KONI bukan sekadar pengakuan organisasi, melainkan tanggung jawab untuk membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan demi mencetak atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kutai Timur.
Ke depan, FSI Kutai Timur bakal berfokus pada pembinaan bertingkat mulai dari jenjang pemula hingga atlet kelas prestasi. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia seperti pelatih, wasit, dan juri juga menjadi pilar penting yang akan digenjot melalui berbagai pelatihan serta kompetisi rutin.

Guna menciptakan ekosistem olahraga yang sehat, FSI Kutai Timur berkomitmen memperkuat sinergi dengan KONI, Dispora, pemerintah daerah, hingga pihak sekolah dan komunitas. Melalui integrasi ini, para atlet Savate Kutai Timur diharapkan memiliki ruang lebih luas untuk unjuk gigi di kejuaraan tingkat daerah, provinsi, nasional, hingga internasional.
Selain berburu prestasi, olahraga Savate juga diproyeksikan sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda lewat nilai disiplin, keberanian, dan sportivitas. Ikhsan optimistis, bersama KONI Kutai Timur, pihaknya mampu membangun pembinaan yang kuat untuk membawa nama daerah semakin dikenal luas.(Mr)

