
SANGATTA – Cabang olahraga akuatik di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memasuki babak baru. Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar di Ruang Damar, Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, Sabtu (2/5/2026), H. Reza Fahlevi resmi terpilih kembali sebagai Ketua Akuatik Indonesia Kutim periode 2026–2030 secara aklamasi.
Kemenangan mutlak ini mencerminkan soliditas dukungan dari para pemilik suara yang menilai kepemimpinan Reza sukses membawa tren positif bagi olahraga air di Bumi Tuah Bumi Untung Benua.
Sekretaris I Akuatik Indonesia Kaltim, Andi Syahruddin, menegaskan bahwa Muskab ini merupakan momentum krusial untuk menentukan arah kebijakan organisasi empat tahun ke depan.
”Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, Kutim memiliki potensi besar untuk menjadi barometer kekuatan olahraga air di Kalimantan Timur, bahkan hingga level nasional,” ujar Andi dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan bahwa kunci keberhasilan terletak pada sinergi lintas sektor, mulai dari pengurus, pelatih, hingga dukungan penuh pemerintah daerah.
Menanggapi amanah tersebut, H. Reza Fahlevi langsung memaparkan visi besarnya. Fokus utama kepengurusan periode ini adalah pembinaan usia dini yang lebih agresif.
Jemput Bola: Melakukan penjaringan bibit atlet langsung ke sekolah-sekolah.
Pembinaan Berjenjang: Memastikan adanya jalur kompetisi yang jelas bagi atlet muda.
Target Porprov: Menjadikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebagai ajang pembuktian kualitas.
”Kami ingin atlet renang Kutim tampil maksimal. Target kami jelas: menyumbang medali lebih banyak dan memperkuat posisi daerah di klasemen,” tegas Reza.
Pemerintah Kabupaten melalui Sekretaris Dispora Kutim, Misbachul Choir, turut memberikan lampu hijau terkait dukungan anggaran dan fasilitas. Hal ini sejalan dengan ambisi besar Kutim dalam peta persaingan olahraga regional.
”Target kita pada Porprov mendatang adalah masuk posisi tiga besar. Ini bukan hal mustahil jika kerja sama dan pembinaan dilakukan secara berkelanjutan,” pungkas Misbachul.
Dengan nakhoda baru dan visi yang terukur, Akuatik Kutim optimistis dapat melahirkan “hiu-hiu” baru yang siap mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas.(*)

