Kutai TimurPemerintahan

RIOAC 2026 Digelar di Rantau Pulung, Camat Ingatkan Peserta Jaga Kesehatan dan Peduli Lingkungan

260
×

RIOAC 2026 Digelar di Rantau Pulung, Camat Ingatkan Peserta Jaga Kesehatan dan Peduli Lingkungan

Share this article

RANTAU PULUNG – Kegiatan Red Cross Independent of Art Competition (RIOAC) yang mempertemukan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kutai Timur resmi digelar di Kecamatan Rantau Pulung. Kegiatan berlangsung selama empat hari, 16–19 September 2026, bertempat di Unit PMR SMKN 1 Rantau Pulung.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Camat Rantau Pulung yang sekaligus mewakili Ketua PMI Kabupaten Kutai Timur. RIOAC diikuti siswa PMR tingkat Mula, Madya dan Wira dari sejumlah kecamatan, di antaranya Rantau Pulung, Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Muara Wahau, Bengalon, Telen, Kombeng, Sangkulirang, Sandaran, Kaliorang dan Teluk Pandan.

Dalam kesempatan tersebut, peserta juga mendapat sejumlah pesan penting, terutama terkait kondisi musim kemarau dan lingkungan selama kegiatan berlangsung.

Camat Rantau Pulung mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan. Kondisi musim kemarau dan potensi dampak El Nino perlu menjadi perhatian, terlebih aktivitas peserta sebagian berlangsung di luar ruangan.

Peserta juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah di sekitar tenda maupun lokasi kegiatan. Selain berpotensi menimbulkan asap yang mengganggu peserta, pembakaran di tengah kondisi kemarau juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Jangan membakar sampah di sekitar tenda maupun lokasi kegiatan. Kita sama-sama menjaga agar tidak ada asap yang mengganggu dan tentunya mengantisipasi terjadinya karhutla,” pesannya.

Selain itu, penggunaan masker juga dianjurkan dalam setiap aktivitas luar ruangan sebagai langkah perlindungan, terutama apabila kondisi udara kurang baik akibat asap maupun debu.

Peserta juga diingatkan untuk melakukan penghematan air. Hal ini menyusul kondisi debit air di wilayah Rantau Pulung yang saat ini mengalami penurunan. Penggunaan air secara bijak selama kegiatan diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bagi seluruh peserta dan masyarakat sekitar.

Lebih dari sekadar kompetisi, RIOAC diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi anggota PMR. Pertemuan peserta dari berbagai kecamatan menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengalaman, mengasah keterampilan, membentuk karakter serta meningkatkan kemampuan bekerja sama dalam tim.

“Semoga kegiatan RIOAC ini tetap bisa dilaksanakan di Rantau Pulung. Ini kegiatan yang positif karena tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga membentuk karakter dan jiwa kemanusiaan anak-anak kita,” lanjutnya.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat persaudaraan dan solidaritas antaranggota PMR. Para peserta dapat saling mengenal, berbagi pengalaman dan membangun semangat sebagai relawan muda yang memiliki kepedulian terhadap sesama.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri unsur PMI Kabupaten Kutai Timur, Sekretaris PMI sekaligus Kepala Markas, Ketua Bidang Relawan PMI Kabupaten Kutai Timur, Forkopimcam Rantau Pulung, Kepala SMKN 1 Rantau Pulung beserta jajaran, para kepala desa se-Kecamatan Rantau Pulung, pihak sponsor, kepala sekolah serta tamu undangan dan seluruh peserta PMR Mula, Madya dan Wira.(ADV/Diskominfo Kutim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *