Berita

Wadahi Aspirasi Pelajar, Pengurus Fosis Kutim 2026-2027 Resmi Dikukuhkan

401
×

Wadahi Aspirasi Pelajar, Pengurus Fosis Kutim 2026-2027 Resmi Dikukuhkan

Share this article

​SANGATTA – Estafet kepemimpinan organisasi pelajar di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi bergulir. Pengurus Forum Organisasi Siswa Intra Sekolah (Fosis) Kutim periode 2026/2027 resmi dilantik di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutim, Sabtu (25/4/2024).

​Prosesi sakral tersebut dipimpin langsung oleh Pembina Fosis Kutim, Basuki Isnawan. Tak sekadar seremoni, pelantikan ini dirangkai dengan agenda upgrading untuk mematangkan visi dan kapasitas manajerial para pengurus baru yang berasal dari berbagai sekolah menengah di Kutim.

​Basuki Isnawan dalam arahannya menegaskan bahwa Fosis, yang berada di bawah naungan Kutim Action Center, harus bertransformasi menjadi laboratorium kepemimpinan yang nyata. Ia berpesan agar pengurus tidak terjebak dalam formalitas pelantikan semata.

​”Ini adalah tonggak awal. Saya berharap forum ini menjadi motor penggerak kreativitas dan inovasi pelajar. Buktikan amanah ini melalui kerja nyata yang berdampak, bukan sekadar pengukuhan formal,” ujar Basuki memberikan motivasi.

​Ia juga menjamin dukungan penuh pemerintah dan pembina dalam memfasilitasi ruang gerak Fosis. Baginya, pendampingan terhadap generasi muda adalah investasi krusial dalam menghadapi tantangan global yang kian dinamis.

​Senada, Ketua Fosis Kutim terpilih, Akifah Nailah Kalangu, menyatakan kesiapannya untuk membangun sinergi antar-OSIS di seluruh wilayah Kutai Timur. Ia mengusung visi inklusivitas untuk memastikan suara pelajar terakomodasi dengan baik.

​”Kami ingin menjadikan Fosis sebagai wadah yang aspiratif dan produktif. Kuncinya adalah kolaborasi. Kami akan merangkul seluruh OSIS untuk menciptakan program yang bermanfaat luas,” tegas Akifah.

​Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Dzaky Ananda, menjelaskan bahwa sesi upgrading yang digelar pasca-pelantikan difokuskan pada penguatan kedisiplinan dan manajemen organisasi. Hal ini bertujuan agar roda organisasi dapat berjalan profesional dan terstruktur sejak hari pertama menjabat.

​Melalui nakhoda baru ini, Fosis Kutim diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara para pelajar dengan pemerintah daerah, sekaligus mencetak generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing tinggi. (Ns)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *