
SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, secara resmi membuka Pelatihan Wirausaha Muda dan Kreatif yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutim. Acara ini berlangsung di Pelangi Room Hotel Royal Victoria pada Selasa, 21 Mei 2024, dan akan berlanjut hingga 22 Mei.
Dalam acara tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi inisiatif Dispora Kutim dan berbagi kisah inspiratif tentang wirausahawan muda lokal yang telah berhasil dalam berbagai bidang, seperti pertanian, lingkungan, dan ekspor produk lokal. Beliau juga membagikan pengalaman pribadinya dalam berwirausaha sejak usia dini, menekankan pentingnya kemandirian dan kemampuan mengelola peluang.

Acara ini dihadiri oleh Kadispora Kutim Basuki Isnawan, Kepala DPPKB Kutim Achmad Junaedi, dan 100 peserta dari berbagai kecamatan. Materi pelatihan disampaikan oleh Ferdiana Tandi, seorang dosen wirausaha, dan Jenita Eka Silfita Noya, seorang psikolog, yang bertujuan untuk memberikan dorongan dan keterampilan kepada pemuda untuk memulai dan mengembangkan usaha secara mandiri.
Bupati Ardiansyah Sulaiman menggambarkan Kutim sebagai “Tanah Ajaib”, sebuah daerah dengan potensi besar yang jika dikelola dengan baik dapat menghasilkan keuntungan ekonomi yang signifikan. Beliau juga menekankan pentingnya manajemen usaha dan kepemimpinan dalam mencapai kesuksesan.

Kadispora Kutim, Basuki Isnawan, menyatakan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi ekonomi generasi muda. “Mari kita bergandengan tangan untuk maju dan berdaya di Kutim,” ajaknya.
Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong semangat kewirausahaan di kalangan pemuda Kutim dan membantu mereka dalam mengembangkan ide-ide kreatif menjadi usaha yang berkelanjutan.(*)

