Berita

Bupati Kutim Lantik 3.703 PPPK, Tegaskan Komitmen ASN sebagai Pelayan Publik

806
×

Bupati Kutim Lantik 3.703 PPPK, Tegaskan Komitmen ASN sebagai Pelayan Publik

Share this article

SANGATTA – Sebanyak 3.703 ASN baru dari jabatan fungsional guru, tenaga teknis, dan tenaga kesehatan resmi dilantik sebagai bagian dari formasi tahap I tahun 2024. Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi pengambilan sumpah/janji serta penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Hall Indoor Gelanggang Olahraga (GOR) Kudungga, Rabu (16/4/2025) pagi.

Dalam laporannya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutai Timur, Misliansyah, menjelaskan bahwa pengangkatan PPPK menjadi salah satu prioritas utama di bawah kepemimpinan Bupati Kutim sejak periode pertama.

“Tahun 2024 merupakan tahun terakhir pengangkatan formasi PPPK. Dari total 4.703 formasi, hari ini sebanyak 3.713 telah resmi dilantik. Insyaallah, sisanya akan menyusul pada tahap kedua yang direncanakan Oktober 2025 mendatang,” ujar Misliansyah.

Ia juga menyampaikan bahwa dari 3.713 PPPK yang telah menerima SK, hanya 3.703 yang mengikuti pengambilan sumpah/janji. Sementara 10 orang lainnya belum dapat mengikuti prosesi lantaran SK-nya masih dalam proses peninjauan administratif.

“Sebanyak 10 orang belum kami sertakan dalam pengambilan sumpah karena ada beberapa kendala administrasi yang sedang ditindaklanjuti,” tambahnya.

Dalam arahannya, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PPPK yang dilantik. Ia berharap para ASN baru dapat menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas.

“Saya ingin saudara-saudara membuktikan kinerja melalui tindakan nyata, bukan hanya saat pelantikan. Baik PPPK maupun PNS, sebagai abdi negara dan masyarakat, tunjukkan loyalitas, tanggung jawab, dan integritas dalam bekerja,” tegasnya.

Bupati Ardiansyah juga secara langsung memimpin pengambilan sumpah serta menyerahkan SK secara simbolis kepada perwakilan PPPK dari berbagai latar belakang agama. Untuk perwakilan beragama Islam yakni dr. Bertvi Mayda, Iztiqad, dan Sakatang. Adapun perwakilan Kristen adalah Erlita Delitanti, Katolik oleh Julius Flontab, dan Hindu oleh Pande Gede.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya kedisiplinan serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Ia juga mengingatkan tentang pentingnya mengaktualisasikan nilai-nilai ASN BERAKHLAK yang digaungkan oleh Presiden RI, yakni: Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

“Capaian negara akan berhasil jika didukung oleh ASN yang berkarakter dan memiliki konsep kerja yang kuat. Jangan hanya jadi pegawai, jadilah pelayan publik yang andal,” pesannya.

Selain itu, Bupati juga memberikan penekanan kepada para pimpinan Perangkat Daerah agar memiliki komitmen dan konsistensi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kita memiliki barometer yang jelas, yaitu visi misi lima tahun ke depan: menjadikan Kutai Timur Hebat — Tangguh, Unggul, dan Berdaya Saing,” ujarnya menutup sambutan.

Melalui pelantikan ini, diharapkan terjadi pemerataan tenaga kerja dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kutai Timur, demi pelayanan publik yang lebih optimal bagi masyarakat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *