Berita

Bupati Kutim Tegaskan Visi Ekonomi Kerakyatan di Penutupan Festival Magicland 2025

385
×

Bupati Kutim Tegaskan Visi Ekonomi Kerakyatan di Penutupan Festival Magicland 2025

Share this article

SANGATTA – Festival Magicland Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Tahun 2025 yang telah berlangsung sejak 14 November 2025, resmi ditutup oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman pada Minggu (16/11/2025) malam di Polder Ilham Maulana. Penutupan festival ini sekaligus menjadi momentum bagi Bupati untuk kembali menegaskan visi pengembangan daerah di luar sektor pertambangan.

Bupati Ardiansyah Sulaiman menekankan bahwa makna yang tepat dari “Magic Land Kutim” adalah “Keajaiban Kutim”. Menurutnya, keajaiban ini harus diterjemahkan ke dalam bentuk visualisasi ekonomi kerakyatan, seni budaya, dan literasi.

Dalam pidatonya, Bupati secara terbuka menyoroti struktur perekonomian Kutai yang masih timpang. Ia menyebutkan bahwa meskipun daerah ini memiliki PDRB yang tinggi, pertumbuhan tersebut masih didominasi oleh pertambangan, yang menyumbang sekitar 80 persen.

    “Kita tidak hanya punya tambang, apakah itu batu bara, minyak, atau emas. Kita masih punya potensi lain yang bisa memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi kerakyatan,” tegas Ardiansyah.

Melalui event seperti Magicland, Bupati mengajak masyarakat Kutim untuk berpartisipasi dalam sektor padat karya dan mengolah kekayaan alam selain tambang, seperti potensi kelautan, perkebunan, dan warisan sejarah yang dimiliki Kutim. Ia mendorong peran aktif UMKM, industri rumahan, serta kelompok tani dan darwis untuk memaksimalkan manfaat dari kekayaan alam tersebut.(Adv/Hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *