Berita

Wabup Mahyunadi: Wartawan Boleh Kritis, tapi Jangan Provokatif; UKW Wujudkan Pers Profesional

355
×

Wabup Mahyunadi: Wartawan Boleh Kritis, tapi Jangan Provokatif; UKW Wujudkan Pers Profesional

Share this article

SANGATTAWakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kalangan jurnalis. Hal ini disampaikan Mahyunadi usai menghadiri pembukaan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) XLI yang diselenggarakan oleh PWI Kutim bekerja sama dengan Diskominfo Staper Kutim, di D’Lounge Hotel Royal Victoria, Selasa (18/11/2025).

Menurut Mahyunadi, UKW merupakan langkah yang sangat strategis untuk menciptakan insan pers yang semakin profesional, berkualitas, dan mampu memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan daerah dan bangsa.

Mahyunadi menyoroti bahwa profesi wartawan memegang peran yang sangat menentukan dalam membentuk opini publik. Berita yang disajikan, menurutnya, memiliki kekuatan besar yang dapat memengaruhi dinamika sosial. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi adalah hal mutlak.

“Berita wartawan bisa membuat dunia bergejolak. Saya berharap dengan adanya uji kompetensi ini, mindset wartawan semakin kuat bahwa tujuan utama mereka adalah membuat bangsa ini lebih baik,” ujar Mahyunadi.

Beliau berharap setiap karya jurnalistik yang dihasilkan wartawan idealnya memberikan nilai tambah bagi masyarakat, mendorong kemajuan daerah, dan memiliki daya saing yang tinggi.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Mahyunadi menekankan perlunya wartawan memiliki daya saing tinggi. Kritis sebagai fungsi kontrol sosial sangat dibutuhkan, namun hal itu tidak boleh bergeser menjadi tindakan provokatif yang dapat memicu kegaduhan atau kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Wartawan boleh kritis, tapi tidak boleh provokatif. Uji kompetensi ini saya pandang sebagai upaya bersama untuk menghadirkan wartawan yang berdaya saing dan profesional,” tegasnya.

Pemerintah daerah memandang pers sebagai mitra penting dalam menyampaikan informasi pembangunan secara objektif dan berimbang kepada publik. Mahyunadi berharap kegiatan seperti UKW dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun kualitas insan pers di Kutim. Dengan demikian, ekosistem informasi di daerah diyakini akan semakin sehat, edukatif, dan mendukung proses pembangunan.(Adv/Hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *